Pelayanan

Serap Aspirasi, Bea Cukai Jateng DIY Audiensi dengan PT. H.M. Sampoerna

Semarang (10/08) – Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto dan jajaran menggelar audiensi dengan PT HM. Sampoerna secara daring pada Jum’at 7 Agustus 2020. Audiensi kali ini berkaitan dengan pemetaan kondisi perusahaan pada masa Pandemi COVID-19 sekaligus menyerap aspirasi dari perusahaan berkenaan dengan perkembangan produksi rokok.

PT HM. Sampoerna yang diwakili oleh Kepala Urusan Pengaturan, Perdagangan Internasional, dan Komunikasi Elvira Lianita menyampaikan tantangan yang dihadapi oleh perusahaan akibat Pandemi Covid-19 dan kenaikan tarif cukai. Selain terpengaruh ketidakpastian pandemi, Elvira juga menyebut bahwa produksi Sigaret Kretek Tangan (SKT) juga terdampak oleh trend pasar yang beralih dari SKT golongan IA atau IB ke Sigaret Kretek Mesin (SKM).

“Bagi Kami yang juga memproduksi SKT, bertahan ditengah pandemi jauh lebih berat dibanding dengan perusahaan yang memproduksi menggunakan mesin, baik Sigaret Putih Mesin (SPM) maupun SKM”. Dalam pertemuan tersebut, Elvira juga menyampaikan mengenai tantangan lain yang dihadapi oleh pengusaha SKT yang menyoal tenaga kerja. “Berbeda dengan perusahaan SKM yang kalau mau stop produksi tinggal matiin mesinnya, kalo SKT kan ada banyak karyawan dan tenaga kerja disitu”, ujar Elvira. Berdasarkan hal tersebut, Elvira dan Tim menyampaikan aspirasi terkait kebijakan-kebijakan yang dapat diambil guna mendorong iklim positif berusaha, khususnya bagi perusahaan produsen SKT yang melibatkan banyak tenaga kerja. Elvira mengusulkan agar kebijakan cukai yang diambil lebih melindungi sektor SKT yaitu dengan tidak menaikan cukai dan HJE SKT, kenaikan tarif cukai agar predictable dan dilakukan perbaikan struktur tarif sehingga menutup celah manipulasi.

Selaras dengan yang disampaikan perusahaan, Tri Wikanto menyambut baik  koordinasi yang dilakukan oleh PT H.M. Sampoerna. Tri juga menyampaikan akan terbuka dengan masukan dan usulan yang disampaikan oleh perusahaan. “Komunikasi dan masukan seperti ini bagus sekali untuk kami. Masukan kan tidak harus tentang teknis dan operasional di lapangan, masukan seperti ini kan bagus juga”, tutur Tri. Ia juga menyampaikan dengan masukan- masukan yang disampaikan oleh perusahaan akan menjadi salah satu pertimbangan dalam pengambilan kebijakan selanjutnya.

Pewarta : Hermoko

Comment here