Lain-lain

Milenial Bea Cukai Agar Bijak Mengelola Informasi dan Bermedsos

Semarang (12/08) – Mengangkat tema Milenial Bijak Informasi, Direktorat Kepabenan Internasional dan Antar Lembaga  menggelar Sosialiasi secara daring pada Rabu, 12 Agustus 2020 dengan Narasumber utama seorang penulis kenamaan, Henry Manampiring. Selain membahas mengenai bijak berinformasi, dalam sosialisasi ini dikupas pula mengenai pengelolaan informasi oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang disampaikan oleh Jhonlessac Bangun dan Aplikasi Sistem Pendukung Layanan Informasi Terpadu (SPLIT) oleh Nurmalita Amalia.

Sosialisasi kali ini didasarkan pada kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi yang begitu mudah disebarluaskan dan dapat digunakan secara tidak bertanggung jawab. Dalam sambutannya, Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Syarif Hidayat menegaskan pentingnya bermedia sosial secara bijak oleh seluruh pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. “Setiap kita adalah Humas, Kita harus paham bagaimana cara menempatkan diri di dunia maya ditengah era keterbukaan Informasi”, Ujar Syarif. Syarif juga menekankan kepada seluruh peserta untuk dapat bijak mengelola infomasi sebelum dibagikan.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Syarif Hidayat

Sejalan dengan hal tersebut, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai telah turut mendukung keterbukaan informasi publik melalui tim PPID. Sifat informasi publik yang seringkali bersifat rahasia dan terbatas membuat setiap pegawai Bea dan Cukai wajib bijak dalam mengelolanya. Selain bijak dalam pengelolaan, melalui paparannya Jhonlessac juga menegaskan bahwa setiap punggawa di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dituntut cerdas menyampaikan jawaban kepada pengguna jasa atau masyarakat luas. Dalam sosialisasi kali ini juga dijelaskan mengenai aplikasi SPLIT yang merupakan penunjang pengelolaan layanan informasi di DJBC.

Selain membahas mengenai SPLIT dan PPID, dibahas pula mengenai pentingnya bijak bermedia sosial oleh milenial. Pada Paparannya Henry berfokus mengenai pengendalian diri yang baik selama menggunakan media sosial. Henry berpesan kepada seluruh milenial Bea dan Cukai untuk dapat mengelola emosi dengan bijak dan tidak menanggapi segala sesuatu di sosial media mentah mentah. “Kalau saya ibaratkan, bijak bersosial media itu seperti vaksin, Kita ga bisa kendalikan semua virus di sosial media tapi kita dapat mengendalikan diri kita untuk kebal terhadap virus virus yang ada”, Ujar Henry

Comment here