Transformasi Kelembagaan

Gotong-royong Pulihkan Perekonomian Jateng, Seluruh Satker Berkomitmen Percepat Pelaksanaan Anggaran

Semarang (19/8) – Sebagaimana telah dirilis oleh Badan Pusat Statistik pada 5 Agustus 2020 lalu, pada kuartal II tahun 2020 perekonomian nasional mengalami kontraksi (pertumbuhan minus) sebesar 5,32%. Presiden Indonesia, Joko Widodo memberi arahan bahwa kuartal III tahun 2020 adalah kunci. Presiden menyatakan bahwa kecepatan menjadi hal yang sangat penting dalam era krisis kesehatan dan krisis ekonomi saat ini. Penyerapan anggaran belanja negara tidak lepas dari bagian yang harus dilakukan percepatan. Belanja yang dilakukan oleh satuan kerja pemerintahan tentu akan menggerakan perekonomian.

Dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden, Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Jawa Tengah mengadakan One On One Meeting – Percepatan Pelaksanaan Anggaran di Jawa Tengah pada Rabu, 19 Agustus 2020 melalui video conference. Selaku pembina di bidang pelaksanaan anggaran, Kanwil Ditjen Perbendaharaan mengajak seluruh satuan kerja vertikal di Jawa Tengah untuk membangun komitmen bersama mengejar target realisasi anggaran pada triwulan III tahun 2020. Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan, Sulaimanysah dalam sambutannya mengingatkan bahwa masa pandemi ini membutuhkan effort lebih dari seluruh pihak. “Kami berharap kita bisa menandatangani komitmen percepatan belanja negara ini setelah diskusi hari ini karena ini akan dimonitor terus setiap minggu”, ujarnya.

Jawa Tengah Tampung Tambahan Belanja Rp125 Triliun

Saat ini, berdasarkan Peraturan Presiden nomor 72/2020 angka belanja negara di Provinsi Jawa Tengah menampung tambahan belanja sekitar Rp125 Triliun dari alokasi Peraturan Presiden nomor 54/2020. Sulaimansyah menguraikan bahwa di antara kunci keberhasilan pelaksanaan anggaran adalah kecepatan kegiatan dan penyelesaian tagihan dengan tetap menjaga akuntabilitas. Dalam diskusi ini, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jawa Tengah mengajukan target realisasi belanja pemerintah di angka 63% s.d. 73% ke seluruh satuan kerja pemerintah pusat.

Seluruh perwakilan satuan kerja di wilayah Jawa Tengah menyambut baik dengan memberikan komitmen yang sama. Kakanwil DJBC Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto yang mengikuti langsung acara juga menyatakan dukungannya secarapenuh. “Seluruh komponen belanja ada di kami kendalinya, maka kami berkomitmen untuk memenuhi angka target yang telah dihitung oleh Kanwil Perbendaharaan”, ujar Tri optimis.

Untuk mendukung percepatan, Kanwil Ditjen Perbendaharaan telah melaksanakan relaksasi pelaksanaan anggaran dalam pandemi Covid-19 berikut ini:

  1. Pengajuan SPM dan pengesahan revisi DIPA dilakukan secara elektronik
  2. Penerimaan SPM di KPPN dibuka s.d. pukul 17.00 sejak Mei 2020 tidak ada pembatasan kuota
  3. Beberapa Indikator di IKPA tidak dihitung dalam penilaian kinerja pelaksanaan anggaran, seperti Revisi DIPA dan Halaman III DIPA
  4. Pengaturan belanja yang dapat dilakukan dimasa pandemic Covid-19 sesuai Perdirjen Perbendaharaan Nomor 308/PB/2020
  5. Mendorong penggunaan TUP dalam pelaksanaan anggaran, namun harus segera dipertanggungjawabkan, karena baru menjadi realisasi setelah TUP dipertanggungjawabkan (GUP)
  6. Pengesahan Pergeseran anggaran antar jenis belanja di Kanwil untuk belanja dalam rangka Covid-19 dan belanja operasional
  7. Pembayaran dapat dilakukan sebelum barang dan/jasa diterima khusus untuk belanja dalam rangka pandemi Covid-19 dengan tetap memperhatikan kaidah KN
  8. Relaksasi penyampaian RPD

kontributor: @adisby

Comment here