Transformasi Kelembagaan

Pererat Sinergi, BI Provinsi Jawa Tengah Silaturahmi ke Kanwil Bea Cukai Jateng DIY

Semarang (19/8) – Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Group Advisory dan Pengembangan Ekonomi, Iss Savitri melakukan kunjungan kerja ke Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, pada Selasa 18 Agustus 2020. Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto menerima secara hangat di ruang kerjanya didampingi dua pejabat administrator.

Selama ini hubungan BI dan Bea Cukai Jateng DIY telah berjalan dengan baik. Selain berhubungan erat di sektor impor dan ekspor, keduanya berperan dalam peningkatan investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tegah. Secara khusus Iss Savitri dalam diskusi juga menginformasikan mengenai Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) RI ke-75 senilai Rp.75.000,00. Iss menjelaskan bahwa UPK RI dicetak dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia. UPK 75 RI merupakan UPK ke-4 yang diterbitkan setelah peringatan kemerdekaan yang ke-25, 45, dan 50 Tahun.

UPK Rp75.000,00 hanya dicetak sebanyak 75 juta lembar oleh Bank Indonesia sebagaimana dijelaskan oleh Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia pada saat peluncuran UPK 75 RI 17 Agustus lalu. Dalam releasenya, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani menjelaskan bahwa UPK 75 RI merupakan symbol kebangkitan atas usia kemerdekaan yang menginjak 75 tahun. “Peringatan kemerdekaan 75 tahun saat ini diharapkan menjadi simbol kebangkitan dan optimis di dalam menghadapi tantangan yang luar biasa. Kalau kita melihat ke belakang, kita mencari dan mendapatkan semangat yang luar biasa dari para pendiri bangsa. Kalau kita melihat ke depan, maka kita menatap pada masa depan dengan optimisme serta semangat dalam memajukan bangsa dan terus membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia,” Tutur Sri Mulyani.

Iss Savitri Menyerahkan cinderamata UPK 75 RI

Di akhir kunjungannya Iss Savitri menyampaikan cinderamata berupa UPK 75 RI dalam bentuk sebuah buku. Ini sebagai wujud apresiasi atas sinergi yang terjalin dan akan dipajang di kantor sebagai simbol persahabatan dan kenang-kenangan. Sinergi dan kolaborasi yang baik antara Bank Indonesia dan Direktorat Jenderal Bea Cukai diharapkan dapat mengawal Pemulihan Ekonomi Nasional.

Comment here