Fasilitas

Gerakkan Ekonomi Jateng, Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat kepada PT Star Fashion

Semarang (2/9/) – Bea Cukai Jateng DIY kembali memberikan fasilitas Kawasan Berikat sebagai stimulus fiscal kepada perusahaan, agar tetap dapat beroperasi di masa pandemic Covid-19 dan dapat bersaing di pasar global. Kali ini fasilitas diberikan kepada perusahaan asal Korea yang memproduksi blouse dengan brand ternama seperti GAP dan Kohl’s. Pemberian fasilitas ini dilakukan secara daring pada Jumat, 28 Agustus 2020.

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai pada Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Amin Tri Sobri mengungkapkan bahwa dengan fasilitas ini perusahaan akan mendapatkan penangguhan pembayaran Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor atas importasi bahan baku, untuk diproses lebih lanjut kemudian diekspor. Amin menegaskan bahwa fasilitas ini akan memberikan dampak ekonomi positif tidak hanya bagi perusahaan namun juga bagi karyawan dan masyarakat usaha di sekitar perusahaan. Amin berharap agar perusahaan bisa lebih maju lagi dan turut membantu memajukan ekonomi ditengah pandemic.

Sementara itu, Manajer Bidang Human Resources, Agus Sopana menyoroti mengenai fasilitas dan kemudahan yang dirasakan selama mengajukan izin Kawasan Berikat kepada Bea Cukai. “Terima Kasih, selama mengajukan perizinan mudah, tidak ada biaya sama sekali, malah kami banyak dibantu oleh rekan rekan hanggar”, ungkap Agus. Perusahaan berkomitmen untuk menggunakan fasilitas ini sebaik-baiknya sehingga dapat memberikan dampak ekonomi positif.

PT Star Fashion merupakan salah satu Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) yang berdiri sejak 13 tahun lalu. Berlokasi di Jalan Soekarno – Hatta Km. 30 No. 55 Kelurahan Randugunting Kec. Bergas Kabupaten Semarang  dan telah menembus pasar ekspor hingga Amerika dengan produksi utama produk tekstil. Kini perusahaan dengan karyawan 1545 orang ini mempunyai kapasitas produksi sebanyak 500 ribu pcs/bulan.

PT Star Fashion merupakan perusahaan ke-13 yang mendapatkan fasilitas Kawasan Berikat dari Bea Cukai Jateng DIY di tahun 2020. Bea Cukai terus berkomitmen untuk mendorong pemanfaatan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah untuk mendorong ekspor dan menarik investasi. Kondisi pandemic Covid-19 telah memberikan tekanan berat bagi perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Kegiatan ekonomi harus tetap berjalan namun dengan tetap menjalankan protocol kesehatan. Industri harus tetap berjalan, tenaga kerja harus tetap bekerja, hindari PHK, maka ekonomi sector riil yang berkontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi akan bergerak. Pemberian fasilitas dari Bea Cukai ini hanya salah satu upaya Pemerintah dalam menjaga perekonomian negara dan masyarakat.

Comment here