Transformasi Kelembagaan

“Kakanwil Menyapa”, Forum Serap Aspirasi dan Pererat Kekeluargaan Bea Cukai Jateng DIY

Semarang (08/09) – Dalam rangka meningkatkan tali silaturahmi dan rasa kekeluargaan dengan seluruh jajaran, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jateng DIY menjalin komunikasi dengan seluruh pejabat dan pegawai Bea Cukai Cilacap pada Senin, 7 September 2020. Acara yang dikemas dalam “Kakanwil Menyapa” ini dilakukan secara daring dan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kepala Kantor Bea Cukai Cilacap, Wisnu Wibowo, menyambut baik kegiatan “Kakanwil Menyapa” dengan harapan memperoleh arahan langsung guna meningkatkan semangat dan gairah bekerja di Bea Cukai Cilacap. Wisnu menginformasikan bahwa Bea Cukai Cilacap telah mengalami perubahan susunan SDM yang saat ini 50% pegawainya adalah generasi milenial. Hal itu dimanfaatkan baik dengan swakelola SDM yang ada untuk menunjang kinerja penuh Bea Cukai Cilacap.

Acara berlangsung hangat dan akrap. Serangkaian pertanyaan, apresiasi, hingga unek – unek pegawai Bea Cukai Cilacap pun disampaikan. Mulai dari sudah kurang layaknya sarana operasi pengawasan patroli laut, terbatasnya sarana prasarana penunjang kerja di tengah pandemi COVID, polemik peraturan terkait pendidikan di luar kedinasan, isu work life balance, serta topik utama yakni mengawal Bea Cukai Cilacap menuju WBBM  mewarnai jalannya acara.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto, menanggapi semua informasi yang disampaikan tersebut. Terkait dengan pengadaan sarana operasi patroli laut maupun sarana penunjang kinerja lainnya diperlukan kajian lebih mendalam dan koordinasi dengan Kanwil sebelum dimohonkan ke Kantor Pusat. Adapun terkait isu work life balance, Tri menyebut bahwa lingkungan kerja di Bea Cukai Cilacap dirasa nyaman, namun juga mengingatkan kepada seluruh pegawai agar tidak terlena dan tetap mengembangkan diri menjadi lebih baik lagi.

Dalam mengawal Bea Cukai Cilacap menuju WBBM atau Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani, Tri berpesan agar Bea Cukai Cilacap terus secara intensif menjalin komunikasi dengan para pemangku kepentingan dan libatkan mereka juga ketika penilaian WBBM dilakukan. “Torehkan semua prestasi dan inovasi yang ada, dan kemas semenarik mungkin, sehingga dapat menjadi nilai tambah bagi Bea Cukai Cilacap” imbuh Tri.

“Bea Cukai Cilacap sudah sesuai pada track-nya dalam membangun Zona Integritas menuju WBK/WBBM, tidak untuk sebuah predikat saja, namun terwujudnya WBK/WBBM harus melekat pada setiap tindak tanduk ASN Bea Cukai. Jadikan Bea Cukai Cilacap sebagai laboratorium, tempat belajar, jadikan pegawai lulusan Bea Cukai Cilacap menjadi pegawai yang handal dan siap pakai di tempat kerja yang lebih menantang lagi” pungkas Padmoyo Tri Wikanto.  

Comment here