Penerimaan

Hingga Agustus Bea Cukai Jateng DIY Setor Rp23,49 Triliun ke Kas Negara. Optimis Capai Target 2020

Semarang (11/09/2020) – Terhitung sejak 1 Januari hingga 31 Agustus 2020, Bea Cukai Jateng DIY berhasil mengumpulkan pundi-pundi penerimaan negara sebesar Rp23,49 Triliun. Jumlah ini meski baru sebesar 54,49% dari target sebesar Rp 43,11 Triliun, namun secara proporsional (target s.d. Agustus) telah mencapai 102,29%. Kinerja penerimaan ini dipaparkan Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai, Nur Rusyidi atau akrab disapa Cak Nur, pada Dialog Kinerja Organisasi yang dilaksanakan pada Kamis, 10 September 2020 di Kanwil Bea Cukai Jateng DIY.

Cak Nur menyebut bahwa penerimaan Bea Masuk pada Agustus 2020 mengalami kenaikan dibandingkan pada bulan sebelumnya sebesar 6,5%. Kenaikan ini antara lain disebabkan karena adanya peningkatan importasi komiditi yang sedang tren saat ini, yakni sepeda dan partsnya, pakaian jadi, pewarna rambut dan spare parts. Adapun realisasi penerimaan Bea Masuk s.d. Agustus 2020 sebesar Rp 991 Milyar, atau mencapai  67,55% dari target sebesar Rp1,47 Triliun.

Bahkan untuk penerimaan Bea Keluar bulan Agustus meningkat cukup signifikan dibandingkan bulan sebelumnya yaitu sebesar 37%. Kenaikan tersebut diperoleh dari meningkatnya volume ekspor komoditi veneer karena mulai melonggarnya kebijakan lockdown pada beberapa negara tujuan ekspor Indonesia dan adanya ekspor pasir besi. Sedangkan total realisasi penerimaan Bea Keluar s.d. Agustus 2020 sebesar Rp39,8 Milyar, atau mencapai 95,39% dari target sebesar Rp41,73 Milyar.

Sementara itu penerimaan Cukai bulan Agustus mengalami penurunan dibandingkan bulan lalu. Penurunan juga berasal dari kontributor utama yaitu Cukai Hasil Tembakau yang turun sebesar 12,02%. Penurunan ini antara lain disebabkan adanya kebijakan relaksasi seperti fasilitas penundaan pembayaran cukai selama 3 bulan dan fasilitas pembebasan cukai. Total realisasi Cukai s.d. Agustus 2020 adalah sebesar Rp22,46 Triliun, atau mencapai 53,99% dari target sebesar Rp41,6 Triliun.

Menanggapi hal itu, Kakanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto mengungkapkan bahwa secara total, penerimaan Bea Cukai Jateng DIY s.d. Agustus 2020 menjadi penerimaan tertinggi dalam empat tahun terakhir. Tri optimis dapat mencapai target 2020 dan menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menjalin komunikasi intensif dengan pihak – pihak yang dapat mempengaruhi penerimaan negara, guna menjaga trend yang mulai membaik ini. “Setiap rupiah sangat berarti untuk negeri ini, terus upayakan, berikan ekstra effort, optimalkan penerimaan negara”, pesan Tri.

Comment here