Lain-lain

Lakukan Upaya Preventif Penularan Covid-19, Bea Cukai Jateng DIY Gelar Rapid Test

Semarang (10/09/20) – Bea Cukai Jawa Tengah DIY melaksanan Rapid Test Covid-19 kepada seluruh pegawai baik Pegawai Negeri Sipil maupun Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Sipil. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya preventif penyebaran Covid-19 di lingkungan Kanwil Bea Cukai Jateng DIY. Rapid Test dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2020 hingga Rabu, 9 September 2020 dan bekerja sama dengan Laboratorium Klinik Pramita.

Rapid test ini merupakan langkah awal bagi Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY untuk mendeteksi dan memetakan pegawai yang berpotensi untuk terjangkit Covid-19. Penanggung jawab uji Rapid Test, dr. Suparutrono, Sp.PK.  menuturkan bahwa metode uji Rapid Test yang diambil adalah metode ECLIA. Pemeriksaan ini dilakukan dengan menggunakan darah vena dan diuji dengan alat otomatik yang telah terkalibrasi. Keuntungan dari metode ini adalah hasil yang diperoleh akan lebih akurat dan tidak ada reaksi silang dengan virus flu biasa dan coronavirus jenis lainnya. Interpretasi hasil berdasarkan cut off yang telah ditetapkan, artinya jika dibawah cut off maka dinyatakan non reaktif jika diatas cut off dinyatakan reaktif.

Selain pelaksanaan rapid test, Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta telah melaksanakan upaya pencegahan penularan lainnya dengan melaksanakan program Work From Home bagi sebagian pegawai secara periodik dan terjadwal, aktif memberikan edukasi mengenai protokol pencegahan penularan dan penyediaan sarana prasarana penunjang seperti handsanytizer, tempat cuci tangan, masker dan face shield.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto berpesan kepada seluruh jajaran agar senantiasa menjaga dan mematuhi protokol pencegahan penularan “Covid-19 masih berjalan, saya berpesan untuk kantor-kantor yang harus melakukan pengawasan secara langsung kepada masyarakat mencermati betul penggunaan fasilitas kesehatan seperti APD dan mengonsumsi penunjang daya tahan tubuh lainnya,” pesan Tri yang kemudian juga memberikan apresiasi kepada Bea Cukai Kudus yang menyediakan rumah singgah yang digunakan untuk pegawai yang dinyatakan positif Covid-19. Rumah ini sepenuhnya dalam pantauan Bea Cukai Kudus dan tim medis serta bertujuan untuk meminimalisir perjalanan pasien terjangkit termasuk bila kembali ke keluarga.

Comment here