Pengawasan

Bea Cukai Jateng DIY Terus Upayakan Pembangunan KIHT di Kudus dan Jepara

Semarang (15/09) – Kawasan Industri Hasil Tembakau Terpadu atau KIHT merupakan salah satu upaya Bea Cukai dalam menekan peredaran rokok iIlegal di Indonesia. Konsep KIHT dipercaya akan memberikan kontribusi positif dalam upaya tersebut. Lantas apa yang menjadikan Bea Cukai yakin KIHT mampu menekan angka rokok illegal?

Kakanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto pada Dialog Kinerja Organisasi di hari Kamis 10 September 2020 yang diselenggarakan secara online mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah mengupayakan kerja sama dengan Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab Kudus dan Jepara dalam pembangunan pilot project KIHT di Kudus dan Jepara. Tri meminta khususnya kepada Bea Cukai Kudus untuk terus mengawal dan mengasistensi pembangunan KIHT. Tri juga menambahkan pentingnya pendekatan sosialisasi secara eco-sosio-cultural kepada masyarakat Kudus dan Jepara, seperti melakukan sosialisasi dengan pagelaran wayang, pengajian, Bea Cukai kunjungi desa, dsb.

Secara sederhana, nantinya para pelaku usaha akan ditampung dalam KIHT yang diawasi Bea Cukai. Mereka akan memperoleh banyak kemudahan diantaranya dapat menggunakan mesin secara bersama, aturan luas lokasi pabrik tidak menjadi kendala lagi, dapat melakukan kerja sama pelintingan, disediakan laboratorium, dapat menikmati penundaan pembayaran Cukai hingga 90 hari, dll.

Perkembangan pembangunan KIHT di Kudus dan Jepara

Pembangunan KIHT telah disuarakan sejak tahun 2019 dengan menggandeng pemerintah setempat. Adapun progress yang telah dicapai, Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Gatot Sugeng, menjelaskan bahwa pembangunan KIHT di wilayah Kudus bertempat di Lingkungan Industri Kecil (LIK) Kudus telah sampai tahapan akhir. Saat ini sudah tersedia mesin SKM, ruang pengawasan petugas Bea Cukai, dan sedang dilakukan pembenahan sarana pendukung lainnya. Pemkab Kudus juga mendukung program ini. Saat ini telah dilakukan revisi APBD Kudus untuk mendukung percepatan pembangunan KIHT.

Terkait perijinan, telah dikeluarkan Keputusan Menteri Keuangan nomor 164/WBC.10/2020 tentang Penetapan Tempat sebagai KIHT dan Pemberian Izin Pengusaha KIHT kepada Koperasi Jasa Sigaret Langgeng Sejahtera yang berlokasi di Lingkungan Industri Kecil Hasil Tembakau, desa Megawon, Kec. Jati, Kab Kudus Jawa Tengah. Adapun progress di wilayah Jepara, KIHT akan dibangun di Kec. Mayong dan sedang pada tahapan perencanaan Kerangka Acuan Kerja (TOR) yang rencananya akan dianggarkan menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di tahun 2021.

Comment here