Lain-lain

Berinvestasi Syariah Sambil Membangun Negeri dengan SR-013

Semarang (15/09) – “Kalau Ibu kita butuh uang, kenapa anaknya tidak memberi?”, hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jateng DIY saat menjadi Keynote Speaker dalam webinar yang bertajuk “Edukasi Investasi Sukuk Ritel SR-013” yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko bekerjasama dengan Bank Muamalat. Acara yang dilaksanakan pada Jumat, 11 September 2020 secara daring ini mengusung tema “Cerdas Finansial di Era New Normal Melalui Investasi Rakyat Penuh Manfaat”.

Pandemi Covid-19 telah membuat ekonomi Indonesia megalami gejolak dan saat ini pemerintah tengah mendorong upaya-upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Tri menyampaikan bahwa kita sebagai warga negara Indonesia bisa berkontribusi membantu Ibu Pertiwi dengan berinvestasi melalui Surat Berharga Negara (SBN) yang diterbitkan oleh pemerintah. “Program pembiayaan ini melibatkan seluruh masyarakat sehingga meningkatkan inklusi keuangan yang efektif, tujuannya adalah men-transfor masyarakat dengan berorientasi kepada saving oriented society menuju investment oriented society”, tuturnya. Tri menghimbau khususnya kepada pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan untuk dapat bersama-sama berkontribusi bagi negara sebagai wujud nyata rasa nasionalisme membangun negeri.

SR-013 dikelola berdasarkan prinsip syariah, tidak mengandung unsur maysir (judi) gharar (ketidakjelasan) dan riba (usury), serta telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Penerbitan Sukuk Ritel ini menggunakan struktur akad Ijarah – Asset to be Leased, dana hasil penerbitan akan digunakan untuk kegiatan investasi berupa pembelian hak manfaat Barang Milik Negara untuk disewakan kepada Pemerintah serta pengadaan proyek untuk disewakan kepada Pemerintah. Imbalan berasal dari keuntungan hasil kegiatan investasi tersebut.

Sementara itu, Kepala Seksi Hubungan Kelembagaan dan Edukasi Publik DJPPR Asti Mashita yang menjadi narasumber dalam sosialisasi ini menyampaikan bahwa tujuan utama penerbitan sukuk negara ritel ini adalah untuk membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan membiayai pembangunan proyek infrastruktur di Indonesia. Asti juga menyampaikan beberapa keuntungan yang didapatkan dengan berinvestasi melalui SR-013 ini. “Keuntungan yang bisa diperoleh antara lain dijamin oleh negara 100%, imbalan 6,05% pertahun yang dibayarkan setiap bulan, jangka waktu 3 tahun, sesuai syari’ah dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder. Minimum pemesanannya hanya 1 juta rupiah, jadi untuk para milenial hanya dengan 1 juta rupiah kalian bisa berinvestasi sekaligus berkontribusi bagi negara”, jelasnya. Asti juga menyampaikan bahwa periode pemesanan SR-013 ini dimulai pada tanggal 28 Agustus 2020 dan berakhir pada tanggal 23 September 2020 pukul 10.00 WIB.

Comment here