Reformasi Birokrasi

Pembinaan Mental sebagai Penguat Reformasi Birokrasi

Semarang (15/9) –  Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY  menggelar kegiatan kick off MLC Bintalnas secara daring pada Selasa, 15 September 2020. Kegiatan Kick Off MLC ini merupakan tindak lanjut dari Kegiatan Training of Trainee (ToT) Pembinaan Mental Nasional (Bintalnas) DJBC Tahun 2020 yang diselenggarkan oleh Tim Bintalnas Kantor Pusat Bea Cukai bulan Juli lalu.

Kepala Bidang Kepatuhan Internal Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, Yacobus Agus Wahyudiono menuturkan bahwa program bintal merupakan kegiatan yang menguatkan pengendalian integritas individu. “Bintalnas ini diharapkan menjadi sesuatu yang menyentuh secara personal dengan masing masing pegawai sehingga bisa selalu menjadi pegangan pegawai untuk berintegritas”, ujar Yacobus.

Kepala Bidang Kepatuhan Internal Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, Yacobus Agus Wahyudiono

Bertindak sebagai narasumber, Kepala Seksi Kepatuhan Pelaksanaan Tugas, Teguh Iman Prayoga mengungkapkan bahwa Bintalnas DJBC dikemas dalam kegiatan Micro Learning. Micro Learning adalah sebuah pendekatan pada unit kecil untuk meningkatkan efektivitas pembinaan dan membangun kedekatan yang lebih baik, guna meningkatkan pemahaman kognitif, mengubah perilaku, menanamkan nilai, serta mematangkan kecerdasan emosional dan dimensi sosial seseorang. Teguh juga menyampaikan bahwa Pembinaan mental dalam kelompok micro learning dilakukan dengan metode pembelajaran berupa coaching, konseling, motivating dan mentoring.

Selain Teguh Iman Prayoga, Kick off Bintalnas juga diisi oleh beberapa narasumber antara lain, Teguh Suwito yang menyampaikan materi bertajuk Cahaya yang Tidak Pernah Padam, Adam Fajar Prakoso dengan materi Dont be Safety Player dan Nurin Sri Wahyuni dengan materi manajemen diri.

Di akhir paparannya Teguh Iman menyampaikan bahwa Program pembinaaan mental (Bintal) adalah bagian dari inisiatif strategis Bea dan Cukai dalam rangka Penguatan Reformasi Birokrasi. Selain itu Bintal juga merupakan salah satu inisiatif strategis dengan tujuan mendorong penguatan integritas dan budaya organisasi sehingga keberadaanya harus dilaksanakan seara masif dan menyeluruh.

Comment here