Transformasi Kelembagaan

Peringati 74 Tahun Bea Cukai, Tri Wikanto Ajak Tetap Bersatu Bangun Negeri

Semarang (2/10) – Awali serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bea Cukai ke-74, Kanwil Bea Cukai Jateng DIY gelar doa bersama dan tasyakuran dengan potong tumpeng. Acara digelar di Aula Kanwil Bea Cukai Jateng DIY dan diikuti secara daring oleh pegawai WFH, pada Kamis, 1 Oktober 2020.

Jejak perjuangan Bea Cukai telah terukir sejak 74 tahun lalu. Selama itu juga tantangan berhasil dilewati. Sebagai sebuah organisasi yang besar, usia 74 tahun bukanlah usia yang tua. Di usia 74 tahun, Bea Cukai menghadapi gejolak Pandemi-19 yang masih samar akhirnya. Dan di usia ini pula Bea Cukai diharapkan mampu untuk berdiri menjadi salah satu penopang pemulihan ekonomi nasional.

Tahun ini Hari Bea Cukai mengambil tema saling melengkapi dalam keberagaman, membangun pertiwi dalam kebersamaan. Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Padmoyo Tri Wikanto berpesan kepada jajaran untuk memaknai tema ini dengan serius. “Tema ini luar biasa, dalam sekali maknanya. Kita harus tetap solid walaupun ditengah keberagaman, kita tetap satu untuk membangun negeri ini. Membangun bangkit kembali dari tantangan ekonomi, dari tantangan sosial budaya dan politik yang tidak mudah dan saya percaya bahwa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memiliki peran yang besar dalam rangka pembangunan ini,” ujarnya. Sementara itu Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta akan merayakan peringatan Hari Bea Cukai dengan beberapa kegiatan diantaranya Pelatihan Bongkar Pasang Senjata, Sosialisasi Taspen Bagi Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Sipil (Cleaning Service dan PKD), Bakti Sosial, Senam Ceria hingga Nonton Bareng Perayaan Hari Ulang Tahun ke-74. Tri berharap bahwa melalui kegiatan ini mampu semakin meningkatkan jiwa korsa dan rasa saling memiliki sebagai satu instansi, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Comment here