Lain-lain

Dukung Sinergitas, Kakanwil Bea Cukai Tekankan Penguatan Sinergi DJP dan DJBC

Semarang (08/10/2020) – Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto membuka Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) Penanganan Perkara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keuangan Yogyakarta, pada Rabu, 07 Oktober 2020. Pelatihan yang dilakukan secara daring ini diikuti oleh 30 pegawai Bea Cukai dan Pajak yang sebagian besar berasal dari provinsi Jateng dan DIY. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diikuti oleh pegawai Bea Cukai dan Pajak adalah salah satu bentuk penguatan sinergi dari joint program antara Bea Cukai dan Pajak.

Dalam ceramahnya, Secara khusus Tri menekankan bahwa penanganan perkara yang efektif akan menyukseskan program joint program antara DJP dan DJBC.  Tri menjelaskan setidaknya terdapat 5 tujuan dari joint program DJP dan DJBC antara lain mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan kemudahan berusaha di Indonesia, Mengoptimalkan penerimaan negara dalam APBN, Pengelolaan dan perbaikan proses bisnis dan sistem informasi serta membawa sentiment positif terhadap dua indikator penilaian EODB yaitu paying taxes dan trading across border. Tri menekankan bahwa tujuan dari joint program ini harus sudah tertanam dalam mindset di setiap peserta diklat. “Bea Cukai dan Pajak adalah tulang punggung penerimaan negara. Sinergi ini harus selalu tertanam bagi pegawai bea cukai dan pajak.” Tutur Tri tegas.

Pada diklat Penanganan Perkara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), peserta akan mendapatkan pengetahuan mengenai tindak pidana perpajakan baik dari sisi DJP maupun DJBC dan mendorong terciptanya sistem deteksi dini (early warning system) pada unit-unit yang melaksanakan tugas pelayanan dan pengawasan yakni Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC).

Mengakhiri ceramahnya, Tri berpesan agar seluruh peserta dapat langsung menindaklanjuti dan mengambil langkah konkret dalam penanganan perkara yang terjadi selama masa joint program berjalan. Tri juga berharap bahwa diklat ini mampu membawa dampak yang signifikan dari program join program DJBC dan DJP.

Comment here