Fasilitas

Bea Cukai Jateng DIY Terus Gerakkan Ekonomi Daerah di Masa Pandemi

Semarang (5/11) – Bea Cukai berkomitment untuk berpartisipasi aktif mendukung implementasi program Pemulihan Ekonomi Nasional yang dicanangkan Pemerintahan Presiden Jokowi. Salah satu bentuknya adalah dengan program meningkatkan ekspor melalui pemberian fasilitas fiscal berupa izin Kawasan Berikat. Pada hari Rabu, 4 November 2020 Bea Cukai Jateng DIY bekolaborasi dengan Bea Cukai Tegal memberikan fasilitas ini PT Batang Apparel Indonesia. Hal ini juga sebagai wujud partisipasi Bea Cukai dalam menggerakkan ekonomi daerah khususnya di masa pandemi Covid-19.

Kabid Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Amin Tri Sobri menyampaikan bahwa Bea Cukai juga turut serta dalam program pemulihan ekonomi nasional melalui tusi trade facilitator dan industrial assistance. Implementasinya antara lain dengan memberikan fasilitas fiskal kepada perusahaan seperti Fasilitas Kawasan Berikat, yakni berupa fasilitas penangguhan Bea Masuk dan tidak dipungut PDRI.

“Harapannya dengan pemberian fasilitas fiskal ini ini dapat membantu perusahaan berkembang terutama dalam masa pandemic ini dan mampu menggerakkan perekonomian khususnya di daerah domisilinya. Kami berkomitment untuk terus berupaya membantu dengan mempermudah perizinan maupun pemberian fasilitas fiscal khususnya kepada perusahaan berorientasi ekspor”, ujar Amin.

16 Izin Kawasan Berikat Diterbitkan
Sepanjang 2020 ini Bea Cukai Jateng DIY telah memberikan 16 izin fasilitas Kawasan Berikat. Sebagian besar bergerak di bidang industry garment dan menyerap banyak tenaga kerja.

  1. PT MAS Silueta Indo – garment
  2. PT Parkland World Indo – alas kaki
  3. PT Winners International – garment
  4. PT Kembangarum Indah Perkasa – fancy plywood
  5. PT Shoenary Javanesia – alas kaki
  6. PT Wanho Industries Indo – diecast mobil
  7. PT Masterkidz Indonesia – mainan anak kayu dan plastik
  8. PT Hamana Works Tira Indo – car carrier trailer
  9. PT Geomed Indo – alat kesehatan
  10. PT Fuling Food Packaging – peralatan makanan minuman
  11. PT Sport Glove Indo – sarung tangan
  12. PT Star Fashion Indo – garment
  13. PT Sejin Fashion Indo – garment
  14. PT Tah Sung Hung – alas kaki
  15. PT Hoplun Boyolali Indo – garment
  16. PT Batang Apparel Indonesia – garment

Sementara itu Direktur PT Batang Apparel Indonesia, Jeong Uson menjelaskan bahwa perusahaannya merupakan salah satu unit bisnis perusahaan Kukdong Corporation di Korea Selatan yang telah 30 tahun dipercaya merk – merk ternama seperti Adidas, Nike, H&M Ware, Fanatics, dsb. Perusahaan yang berlokasi di Jln. Sendang Tulis, Desa Wiringginting RT01/01, Kec.Tulis, Kab. Batang ini menanamkan investasi di Indonesia sebesar Rp118 Milyar, dan 100% hasil produksinya diekspor, adapun pangsa pasarnya meliputi Asia, Eropa dan Amerika. “Hingga 2021 kami akan merekrut karyawan hingga 2000. Kami juga akan menambah investasi sebesar Rp25 Milya dengan target kapasitas produksi mencapat 3,6 Juta pcs/bln”, ujar Jeong Uson.

Comment here