Fasilitas

Tingkatkan Layanan dan Optimalkan Pengawasan, Bea Cukai Jateng DIY Gelar Monev Kawasan Berikat

Semarang (17/11) – Kanwil Bea Cukai Jateng DIY menggelar FGD Monev Kawasan Berikat dengan tema optimalisasi monitoring dan evaluasi Pengusaha Kawasan Berikat. Acara yang dilaksanakan secara off line di Ruang Rapat Kakanwil dan on line pada tanggal 16 November 2020 ini melibatkan perwakilan dari seluruh satker. Hasil monev diharapkan dapat menjadi bahan untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan sekaligus pengawasan terhadap Kawasan Berikat.

Kabid Kepatuhan Internal, Yacobus, memaparkan hasil monev unit Kepatuhan Internal kepada Pengusaha Kawasan Berikat, dimana masih terdapat beberapa fakta seperti belum optimalnya penggunaan aplikasi CEISA TPB dan IT Inventory oleh perusahaan, Hanggar masih belum aware dengan fungsi pengawasan / analitik, Pengusaha KB tidak memberikan pencatatan/accounting tools dengan alasan diluar kewenangan, belum optimalnya penetapan nilai tarif pada dokumen BC 2.5 dan juga masih banyak permasalahan lain pada konversi.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Amin Tri Sobri, menjelaskan bahwa terkait IT Inventory memang masih ada satu dua perusahaan yang belum menjalankan tugasnya dengan baik, namun hal itu sudah dimitigasi pada perusahaan Kawasan Berikat yang baru saat melakukan pemaparan proses bisnisnya. Amin juga menambahkan bahwa pentingnya meningkatkan lapisan-lapisan pengawasan, seperti PIC dan UIC pemantauan CCTV dan IT Inventory, serta menerapkan Manajemen Risiko terhadap perusahaan.

Sesi tanya jawab dan diskusi kemudian berlangsung dinamis. Beberapa masukan muncul, seperti peningkatan parameter survey perusahaan, mengadakan pelatihan kepada Hanggar atas fungsi dasar pengawasannya, meningkatkan sinergi dengan unit Penindakan dan Penyidikan terkait keluar masuk barang, dsb.

Comment here