Transformasi Kelembagaan

Bea Cukai Jateng DIY Gelar Apel Khusus Hakordia

Semarang (11/12) – Puncak peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2020 di Bea Cukai Jateng DIY ditutup dengan pelaksanaan Apel Khusus HAKORDIA yang kemudian dilanjutkan dengan Webinar HAKORDIA pada 11 Desember 2020. Apel Khusus dipimpin langsung oleh Kakanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto, dengan dihadiri oleh seluruh jajaran pegawai Bea Cukai di wilayah Jateng DIY baik secara langsung maupun daring.

Dalam amanatnya, Tri Wikanto menyampaikan bahwa HAKORDIA merupakan reminder atau pengingat ASN dilingkungan Kemenkeu atas tindakan Anti Korupsi yang telah mendunia, bukan lagi individu, kelompok, maupun instansi. Akhir-akhir ini, tengah ramai akan pemberitaan terkait tindakan korupsi oleh seorang Menteri di negeri ini, yang otomatis menjadi corengan yang mendalam bagi PNS/ASN dinegeri ini. Namun, Tri yakin bahwa ASN Kemenkeu tidak akan terlibat tindakan apapun terkait korupsi.

Tri juga membacakan sambutan Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi. Diantaranya disampaikan tentang penyebab atau factor terjadinya korupsi ada banyak, salah satunya dengan Teori Fraud Triangle yakni adanya tindakan berbuat curang karena beberapa sebab, seperti kecurangan karena tekanan kebutuhan atau gaya hidup, karena adanya kesempatan untuk berlaku curang, dan adanya pembenaran atas perilaku kecurangan tersebut.

Bea Cukai juga bersyukur karena Hasil Survey Kepuasan Pengguna Layanan (IKPL) tahun 2020 mencatat indeks kepuasan Bea Cukai berskala 4,425 dengan lebih tinggi dari IKPL Kemenkeu bernilai 4,312. Selain itu, hasil Survey Kepuasan Pengguna Jasa juga cukup tinggi di angka 4,51 dengan subindikator Integritas Pegawai bernilai 4,54. “Melalui Peringatan HAKORDIA 2020 ini, saya ingin mengajak Anda semua untuk lebih mencintai institusi ini dengan cara menjaga Integritas, kinerja yang Akuntabel, bersinergi dalam tugas, efisiensi dalam melayani, dan bersama melawan korupsi untuk memulihkan negeri di kala pandemi untuk menuju Indonesia Maju”, pesan Heru Pambudi.

Comment here