Transformasi Kelembagaan

Gandeng KPK, Bea Cukai Jateng DIY Gelorakan Semangat Anti Korupsi

Semarang (14/12) – Dalam rangka menyemarakkan hari anti korupsi sedunia (HAKORDIA) dan guna menggaungkan semangat anti korupsi, Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Webinar dengan mengusung tema “Jaga Integritas Diri, Pulihkan Negeri Kala Pandemi” di Aula Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta dan disiarkan secara langsung melalui aplikasi video conference untuk seluruh satuan kerja pada Jumat, 11 Desember 2020.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta menyampaikan bahwa tema yang diusung dalam peringatan hari anti korupsi sedunia tahun ini sangat relevan dengan tugas dan fungsi dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada masa pandemi covid-19. “Di masa pandemi covid-19, peran dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam memfasilitasi kemudahan fiskal dalam upaya percepatan covid-19 rentan terhadap adanya praktik KKN,” ujar Tri Wikanto sekaligus menyampaikan harapannya agar melalui pelaksanaan webinar kali ini dapat kembali menggelorakan semangat integritas dan semangat anti korupsi.

Dalam webinar kali ini, Tri menggandeng dua narasumber sekaligus, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi RI, Alexander Marwata dan Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur II, Oentarto Wibowo. Alex secara khusus menyampaikan mengenai pembangunan budaya integritas. Setidaknya alex menyampaikan terdapat 4 (empat) langkah yang dibutuhkan oleh sebuah instansi dalam menumbuhkan budaya integritas, diantaranya tekad dan komitmen pimpinan, memberikan kemudahan pelayanan, manajemen komunikasi dan tersedianya whistle blowing system yang terpercaya.

Sementara itu, Oentarto Wibowo menyampaikan materi dengan tema berintegritas dan sejahtera. Dalam paparannya Oen juga menyebutkan mengenai nilai Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang menduduki peringkat 85 dari 179 negara. Oen memiliki harapan agar Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dapat memberikan kontribusi dalam menjaga integritas dan semangat anti korupsi untuk menyusul ketertinggalan dan menempati peringkat yang lebih tinggi.

Comment here