Transformasi Kelembagaan

Protokol Dipatuhi, Siap Vaksinasi, Bersama melindungi Negeri

Semarang (18/01) – Dalam rangka menjaga pelaksanaan protokol kesehatan dan memberikan informasi yang akurat terkait program vaksinasi COVID-19, Kementerian Keuangan menyelenggarakan Bincang Santai dan Produktif dengan tema “Protokol Dipatuhi, Siap Vaksinasi, Bersama melindungi Negeri” secara daring pada Jumat 15 Januari 2021. Dalam Bincang Santai yang ditayangkan secara langsung pada kanal YouTube Ministry of Finance Republic of Indonesia tersebut dihadirkan narasumber dari Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi  selaku Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan untuk memaparkan bagaimana protokol kesehatan seharusnya diterapkan dan terkait vaksin COVID-19.

“Peningkatan angka COVID-19 cukup signigfikan jika melihat data awal mula diberlakukannya PSBB angka positivitas COVID-19 sebesar 10% – 15%, sedangkan dalam periode terakhir angka positivitas COVID-19 sudah mencapai 25%.  Hal tersebut terjadi karena tidak optimalnya penerapan 3M yang mana hal tersebut disebabkan oleh masyarakat yang sudah lelah dan bosan karena terus menerus dalam pembatasan,” kata dr. Siti Nadia Tarmizi selaku narasumber.

Dr. Siti Nadia Tarmizi menyampaikan bahwa saat ini untuk pencegahan COVID-19 hanya mempunyai 2 cara, yaitu menerapkan 3M dan mencegah sakit. ”Upaya lanjutan guna mengurangi stadium atau gejala COVID-19 yang lebih berat salah satunya adalah dengan vaksin,” tambahnya.

Seperti diketahui, vaksinasi telah dilaksanakan pada awal tahun 2021 ini diawali dengan pelaksanaan vaksin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 13 Januari 2021. Dengan pelaksanaan vaksinasi tersebut tentunya pemerintah juga tetap mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan meski sudah menerima vaksin mengingat belum adanya obat COVID-19. Masyarakat juga diminta tetap bersabar dan mendukung program Pemerintah terkait pemberian vaksin. Jangan mudah percaya dan terprovokasi oleh informasi-informasi yang tidak bertanggung jawab.

Comment here