Penerimaan

Sinergi Bea Cukai Jateng DIY dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Kawal Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Tahun 2021

Semarang (22/01) – Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) merupakan dana yang dalam APBN dialokasikan kepada Daerah yang merupakan provinsi penghasil cukai dan/atau provinsi penghasil tembakau. Di Tahun Anggaran 2021 ini, Provinsi Jawa Tengah mendapatkan alokasi DBHCHT sebesar Rp 743 Miliar, tertinggi kedua setelah Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 1,9 Triliun (Peraturan Menteri Keuangan Nomor 230/PMK.07/2020 tentang Rincian DBH CHT Menurut Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota TA 2021).

Dalam rangka bersinergi turut mengawal pemanfaatan DBH CHT tersebut, pada Jumat 22 Januari 2021, Kepala Kanwil DJBC Jateng DIY Padmoyo Tri Wikanto bersama Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Amin Tri Sobri dan Kepala Bidang Penindakan & Penyidikan Moch. Arif Setijo Noegroho melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Jalan Pahlawan No 9, Semarang. Tim berdiskusi bersama Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, yang menerima langsung kedatangan jajaran Bea Cukai di ruang kerjanya.

“Saya menyambut baik kehadiran Pak Tri dan bapak- bapak semuanya. Sudah menjadi kewajiban Pemerintah Provinsi dan Kanwil Bea Cukai sebagai kepanjangan tangan pemerintah pusat untuk bersama mengawal pemanfaatan DBH CHT ini agar sesuai peruntukannya” ujar Ganjar. Pemanfaatan DBH CHT terbaru diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206/PMK.07/2020 yang baru diundangkan pada 17 Desember 2020.

Sementara Tri Wikanto menjelaskan bahwa peran Bea Cukai di daerah dalam pemanfaatan DBH CHT ini di antaranya adalah mengintensifkan program-program sinergi antara DJBC dengan Pemda untuk mensosialisasikan usaha maupun konsumsi di bidang cukai yang legal serta menekan peredaran barang kena cukai ilegal, sebagaimana yang telah terjalin selama ini. “Sehingga pemanfaatan DBH CHT ini dapat lebih efektif untuk program-program di bidang kesejahteraaan masyarakat, kesehatan masyarakat, dan penegakan hukum”

Kontributor: Adi

Comment here