Reformasi Birokrasi

Apresiasi Kinerja 2020, Menkeu Minta Bea Cukai Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi

Semarang (25/01) – Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati memberikan apresiasi atas kinerja Bea Cukai pada 2020. “Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Bea dan Cukai. Anda semua dapat memenuhi target penerimaan negara. Relatif sesuai dengan (target pada) Perpres 72 tahun 2020”, ucap Menkeu pada Kamis 21 Januari 2021 dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja 2020 dan Strategi 2021 DJBC, yang diadakan secara virtual.

Apresiasi Menkeu ini merujuk pada berhasilnya Bea Cukai mengumpulkan penerimaan negara sebesar Rp212,8 Triliun pada 2020, mencapai 103,5% dari target yang ditetapkan sebesar Rp205,7 Triliun. Selain itu, Menkeu juga meminta agar Bea Cukai menjaga momentum pemulihan ekonomi melalui peran yang dimiliki, namun pada saat yang sama juga harus tetap waspada terhadap Covid-19.

Menkeu menjelaskan bahwa fokus pemulihan ekonomi dari sisi Bea dan Cukai tidak hanya dari sisi penerimaan negara. Seluruh jajaran Bea dan Cukai merupakan fasilitator kegiatan ekonomi. Tantangan besar adalah bagaimana meningkatkan pelayanan di saat ekspor dan impor sudah mulai meningkat terutama di masa transisi. “Protokol kesehatan harus tetap dijaga, di sisi lain pelayanan untuk kegiatan ekspor impor harus ditingkatkan. Ini membutuhkan cara berpikir Anda semua dan cara memimpin, bahkan saya minta business model Anda mungkin perlu direviu lagi agar sesuai dengan yang sering kita katakan bahwa ‘legal itu mudah”, ujarnya.

Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja 2020 dan Strategi 2021 DJBC diadakan secara virtual melalui sarana video conference, sejak Rabu, 20 Januari 2021 hingga Senin, 25 Januari 2021. Rakor yang dipimpin Direktur Jenderal Heru Pambudi ini diikuti oleh para Pejabat Eselon II, Pejabat Administrator di seluruh Indonesia termasuk dari wilayah Jawa Tengah dan DIY serta para Atase Keuangan yang bertugas di luar negeri. Selain sebagai sarana evaluasi kinerja 2020, Rakor juga membahas program kerja 2021 dan isu-isu terkini berkaitan dengan pelaksanaan tusi DJBC.

Kontributor: Adi

Comment here