Reformasi Birokrasi

Peringati Hari Pabean Internasional, Dirjen Bea Cukai Apresiasi Kinerja Jajarannya

Semarang (27/01) –Direktorat Jenderal Bea dan Cukai hari ini Rabu 27 Januari 2021 menggelar Apel Khusus peringatan Hari Pabean Internasional (HPI) ke-69 secara langsung terbatas dan virtual. Dirjen Bea Cukai, Heru Pambudi menjadi Pembina Upacara dan hadir secara langsung dalam upacara terbatas yang hanya diikuti oleh beberapa perwakilan pejabat dan petugas upacara.

“Dengan mengusung tema “Customs Bolstering Recovery, Renewal and Resilience for Sustainable Supply Chain”, Bea Cukai bertekad untuk melakukan percepatan pemulihan ekonomi nasional dan pemulihan Kesehatan nasional secepat mungkin di tahun 2021. Bea Cukai ditahun 2020 telah mencetak berbagai kebijakan terkait PEN dan Pemulihan Kesehatan Nasional, dan berbagai capaian kinerja melampaui target di tahun 2020”, ujar Heru.

Heru menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh jajarannya atas kinerja Penerimaan Negara yang melampau target sebesar 103,48% atau Rp212,8 Triliun dan menyumbang Pajak Dalam Rangka Impor sebesar Rp202,64 Triliun di tahun 2020. Selain itu, disektor lain seperti Fasilitasi Perdagangan dan Industri juga mencapai kinerja yang baik, seperti stabilitas rasio ekspor dan impor oleh Fasilitas Kawasan Berikat dan KITE. Lalu juga pemberian insentif fiskal terhadap importasi alat-alat medis guna percepatan pemulihan Kesehatan nasional, dan Launching National Logistic Ecosystem (NLE) sebagai upaya percepatan ekspor dengan menciptakan lingkungan logistik yang sehat.

Di bidang Pengawasan, Heru juga mengatakan bahwa trend penindakan baik dibidang cukai, impor ekspor maupun fasilitas juga mengalami peningkatan meskipun terkendala dengan aturan PSBB dsb. Upaya non-represif juga terus dikembangkan, dengan lahirnya Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT), menjadi wadah bagi pengusaha rokok yang ingin legal, Legal itu Mudah, Ilegal itu Sulit, adalah pokok penting pelayanan Bea Cukai. “Kolaborasi dan Komunikasi Intens dengan stakeholder menjadi kunci dalam upaya penindakan ditahun 2020 lalu. Kita tidak bisa bekerja sendirian, begitu juga instansi lainnya, maka itu kolaborasi, sinergi sistematis harus terus dijalin”, pesan Heru.

Comment here