Fasilitas

Bea Cukai Jateng DIY Berikan Izin Kawasan Berikat kepada Produsen Bahan Baku Masker dan APD Pertama di Temanggung

Semarang (08/02) – Selain bekerja keras menanggulangi penyebaran Covid-19, di 2021 ini Pemerintah juga terus mengupayakan percepatan pemulihan ekonomi, antar lain dengan tetap memberikan insentif fiskal dan non fiskal bagi industry berorientasi ekspor. Pemberian fasilitas Kepabeanan seperti Kawasan Berikat, Kemudahan Impor Tujuan Ekspor juga terus diberikan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

“Setelah memberikan 20 izin di 2020, Bea Cukai Kanwil Jateng DIY di awal 2021 ini bekerja sama dengan Bea Cukai Magelang memberikan izin Kawasan Berikat kepada PT Medika Maesindo Global (MMG), perusahaan pembuat bahan baku masker dan Alat Pelindung Diri pertama di Temanggung”, ujar Amin Tri Sobri, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Senin, 8 Februari 2021 di kantornya.

Sebelumnya Amin menjelaskan bahwa perizinan langsung diberikan setelah yang perusahaan memaparkan proses bisnisnya pada Selasa 2 Februari 2021 lalu, secara daring. “Dalam masa pandemi ini, kami memberikan perizinan secara daring, untuk mempercepat dan mempermudah perusahaan dalam mengakses fasilitas Pemerintah”, ujarnya sekaligus menjelaskan bahwa dengan fasilitas tersebut, perusahaan tidak perlu membayar Bea Masuk dan Pajak lainnya apabila barang yang diproduksi telah diekspor. Selain tercipta efisiensi biaya, terbantu cash flownya, perusahaan juga akan memperoleh efisiensi waktu, contohnya barang yang diimpor tidak dilakukan pemeriksaan di Pelabuhan, sehingga proses produksi dapat berjalan lebih cepat. “Efisiensi tersebut akan meningkatkan daya saing produk, sehingga industry akan berkembang, penyerapan tenaga kerja meningkat dan memberikan dampak ekonomi positif lainnya khususnya di sekitar lokasi perusahaan”, jelas Amin.

Sementara itu, Tommy Hastomo selaku GM Commercial PT MMG menyebutkan bahwa PT MMG merupakan bagian dari Maesindo Grup. “Perusahaan yang berlokasi di Kabupaten Temanggung ini akan fokus memproduksi Non Woven untuk material masker dan pakaian pelindung diri disposable baik untuk keperluan industrial maupun medis, dengan merk Solida, M-I dan MED-99”, jelasnya. Tommy bersama timnya juga menjelaskan bahwa perusahaannya akan merekrut tenaga kerja sebanyak 817 orang. Perusahaannya juga mempunyai pangsa pasar yang jelas meliputi 176 customer yang tersebar di 56 negara di Eropa, Amerika, Asia dan Afrika.

Comment here