Fasilitas

Dorong Ekspor, Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat kepada Pabrik Sol Sepatu di Jepara

Semarang (09/02) – Bea Cukai Jateng DIY terus konsisten dalam mendorong program pemulihan ekonomi nasional (PEN) diawal tahun 2021 ini. Setelah menerbitkan izin Kawasan Berikat pertama kepada perusahaan bahan baku masker dan APD di Temanggung pada 2 Februari lalu, Bea Cukai Jateng DIY yang kali ini berkolaborasi dengan Bea Cukai Kudus kembali menerbitkan izin Kawasan Berikat kepada PT Joo Won Indonesia pada Senin, 08 Februari 2020 secara daring.

“Fasilitas yang diberikan ini merupakan fasilitas fiskal dan prosedural yang tentunya perusahaan diharapkan dapat menggunakan fasilitas ini secara baik sehingga secara langsung maupun tidak langsung dapat membantu perekonomian negara dalam rangka pemulihan ekonomi nasional”, ujar Amin Tri Sobri, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai.

Direktur PT Joo Won Indonesia Choi Hyoeon mengutarakan alasan mengapa pihaknya ingin mendapatkan fasilitas kawasan berikat. “Perusahaan kami menggunakan bahan baku impor dan dirancang 100% hasil produksinya akan dieksor, selain itu kewajiban penggunaan IT Inventory pada Kawasan Berikat memudahkan kami dalam menjalankan proses bisnis perusahaan antara lain dari sisi manajemen keuangan dan juga penjualan”, jelasnya. Choi mengaku bahwa dengan Kawasan Berikat nantinya akan lebih efisien dalam biaya dan waktu serta dapat membantu cashflow perusahaan.

PT Joo Won Indonesia sendiri adalah perusahaan yang memproduksi insole sepatu dan berlokasi di Kabupaten Jepara. Berdiri sejak Maret 2020, perusahaan ini direncanakan akan menyerap tenaga kerja sampai dengan 500 karyawan. Di masa mendatang, perusahaan merencanakan dapat mengekspor barang jadi berupa alas kaki, tidak hanya komponennya saja.

Beroperasinya perusahaan ini tentu membawa angin segar khususnya para pencari kerja. Selain itu juga diharapkan dapat menciptakan simpul baru pertumbuhan ekonomi di sekitar lokasi perusahaan. Keberadaan UKM seperti warung makan minum, kontrakan/kos-kosan, ojek, angkot tentu akan menjadi sektor pendukung tidak langsung bagi keberlangsungan perusahaan.

Comment here