Uncategorized

Kanwil Bea Cukai Jateng DIY Raih Peringkat I Penyerapan Anggaran dan Peringkat II LK 2020

Semarang (10/2) – Kanwil Bea Cukai Jateng DIY meraih peringkat satu dalam capaian IKU Persentase kualitas pelaksanaan anggaran DJBC TA 2020, kategori Kanwil yang membawahi lebih dari enam satker, dengan indeks sebesar 99,09%. Hal ini tertuang dalam Nota Dinas Sekretaris Direktorat Jenderal nomor ND-477/BC.01/2021 tanggal 03 Februari 2021 hal Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran DJBC TA 2020. Selain itu, Kanwil Bea Cukai Jateng DIY juga meraih Juara 2 Penyusunan Laporan Keuangan DJBC Tahun Anggaran 2020 (Unaudited).

“Ini merupakan penghargaan yang luar biasa untuk Kanwil Bea Cukai Jateng DIY. Untuk mencapai suatu prestasi tentu saja kami tidak melakukan hal-hal yang biasa saja. Walaupun di tengah pandemi covid-19 seperti ini kita masih dapat menorehkan prestasi untuk Kanwil tercinta. Ini tidak lepas dari  usaha dan kerja keras dari Kasubbag TUK, Bapak Djarot Utomo dan staf keuangan serta kerja sama yang baik dari 10 satuan kerja di lingkungan Kanwil Bea Cukai Jateng DIY. Apresiasi dan terima kasih kami sampaikan kepada pegawai pengelola keuangan di 10 satuan kerja tersebut,” ujar Kepala Bagian Umum Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Firsti Masdiani pada Selasa, 9 Februari 2021 di kantornya.

Firsti atau yang akrab disapa Anin ini juga menyampaikan bahwa Kanwil berperan aktif melakukan koordinasi dengan 9 KPPBC di bawahnya untuk memastikan agar pelaksanaan anggaran dilakukan dengan cermat dan tepat. Selain itu, terkait dengan penyusunan Laporan Keuangan, Kanwil berusaha untuk memastikan satker-satker mengumpulkan dokumen-dokumen sumber dengan cepat dan sesuai dengan yang diminta oleh Kantor Pusat, sehingga verifikasi data dapat segera dilakukan. Pejabat di masing-masing satuan kerja pun telah membina dengan baik pegawai-pegawai di keuangan sehingga tim dapat bekerja dengan kompak dan penuh semangat.

Kanwil Bea Cukai Jateng DIY selalu mendorong pegawai keuangan di masing-masing satker untuk terus belajar, salah satunya melalui kegiatan bimtek seputar tata kelola keuangan yang diadakan rutin setiap tahun. Kegiatan tersebut bertujuan agar pegawai keuangan di Kanwil dan KKPBC mempunyai pemahaman dan tujuan yang sama untuk mengelola keuangan lebih baik lagi. “Kami juga mempunyai group percakapan (whatsapp) yang terus aktif sebagai wadah untuk bertukar informasi termasuk membahas permasalahan yang saat itu terjadi untuk mendapatkan solusi secara cepat dan tepat,” ujar Anin. Kanwil Bea Cukai Jateng DIY juga terus mengembangkan inovasi untuk mendukung keterbukaan mengenai informasi keuangan pegawai. Salah satu contohnya yaitu mengembangkan aplikasi SIKAP (Sistem Informasi Keuangan Pegawai) yang diinisiasi oleh pegawai di bidang keuangan pada KPPBC TMP A Semarang dan KPPBC TMP C Cilacap. Aplikasi yang akan digunakan mulai tahun 2021 ini dapat memberikan informasi kepada seluruh pegawai terkait penerimaan TKTT, uang makan, lembur, SPD yg telah diterima serta informasi potongan-potongan rutin ataupun insidentil.

Comment here