Uncategorized

Bea Cukai Jateng DIY Kumpulkan Rp2,28 Triliun di Awal Tahun, Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir!

Semarang (15/2) – Optimisme Bea Cukai Jateng DIY terpacu di awal tahun 2021 dengan meraih realisasi penerimaan sebesar Rp2,28 Triliun. Angka ini merupakan capaian periode 1 Januari hingga 31 Januari 2021 dan merupakan capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir dalam periode yang sama (yoy). Capaian ini juga tumbuh sebesar 326,16% dibandingkan Januari 2020. Pertumbuhan ini dikontribusi oleh penerimaan sektor cukai yaitu Cukai Hasil Tembakau yang tumbuh 797,8% (yoy) sebagai dampak pelunasan CK-1 tahun 2020  yang mencapai sebesar Rp1,92 Triliun.

Nur Rusyidi, Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai, dalam Rapat Dialog Kinerja Organisasi Kanwil Bea Cukai Jateng DIY menjelaskan walaupun secara proporsional realisasi penerimaan s.d. Januari 2021 mengalami peningkatan dibanding tahun lalu, namun apabila di breakdown penerimaan pada sektor Bea Masuk dan Bea Keluar mengalami penurunan. Penerimaan Bea Masuk s.d. Januari 2021 sebesar Rp143,04 Milyar, mengalami penurunan sebesar 27,38%. Penerimaan Bea Keluar s.d. Januari 2021 sebesar Rp 4,78 Milyar, mengalami penurunan sebesar 33,32%. Hal tersebut diakibatkan karena saat ini masih terdampak pandemic Covid-19 yang melanda dunia, yang melemahkan transaksi perdagangan dunia, termasuk impor dan ekspor ke dan dari Indonesia. 

Berbeda dengan Bea Masuk dan Bea Keluar yang mengalami penurunan, tren positif peneriman Bea Cukai Jateng DIY ditopang oleh sektor penerimaan Cukai sebesar Rp2,14 Triliun, melonjak 543,64% atau Rp1,81 Triliun dibanding realisasi penerimaan Cukai Januari tahun lalu. Capaian Rp2,29 Triliun meski baru sebesar 5,10% dari target sebesar Rp44, 84 Triliun, namun capaian tersebut melampaui target periode proporsional Januari sebesar 4,74%, surplus sebesar 0,36%.

Comment here