Fasilitas

Pemprov Jateng Gandeng Bea Cukai Tingkatkan Ekspor Produk UKM

Semarang – Bea Cukai Jateng DIY siap berikan dukungan penuh terhadap program Pemprov Jawa Tengah dalam meningkatkan ekspor produk UKM. Komitmen ini disampaikan Kakanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto saat mendampingi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam pembukaan UKM Virtual Expo 2021 di Gedung Bank Jateng, Selasa 16 Februari 2021.

“Peran Bea Cukai dalam rangka meningkatkan ekspor UKM antara lain dengan memberikan insentif fiskal yaitu Kemudahan Impor Tujuan Ekspor untuk Industri Kecil Menengah (KITE IKM). Jadi apabila ada komponen baik bahan baku, bahan penolong maupun barang modal yang dimasukkan untuk diolah dan hasilnya berorientasi ekspor, maka kita berikan pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impornya”, ujar Tri Wikanto.

Tri juga menyampaikan bahwa Bea Cukai siap memberikan pendampingan kepada UKM terkait fasilitas kepabeanan tersebut. “Apabila pelaku usaha ingin mendapatkan pendampingan kami siap, bisa langsung datang ke Kantor Bea Cukai terdekat atau menghubungi Contact Center Bravo Bea Cukai 1500 225”, pesannya.

Sementara itu Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng beberapa institusi dalam rangka meningkatkan ekspor produk UKM. “Gandengan sinergi ini adalah suatu hal yang penting. UKM kita bina dari mulai pelatihan, pembiayaan, sampai dengan bagaimana UKM bisa ekspor”, tuturnya.

Ganjar mengatakan bahwa fasilitas dari Bea Cukai sangat membantu dan harus dimanfaatkan oleh pelaku usaha. “Saya sudah pernah mendapatkan fasilitas dari Bea Cukai. Jadi dulu ada koreksi dimana perusahaan mengimpor bahan baku yang sebenarnya bisa free, tapi karena tidak tahu caranya jadi bayar, makanya sekarang dibantu dan mendapatkan fasilitas”, jelasnya. 

Pemerintah saat ini tengah menggalakkan program Pemulihan Ekonomi Nasional antara lain dengan memberikan insentif bagi dunia usaha dengan pertimbangan menaikkan investasi dan ekspor, keberlangsungan dunia usaha, penyerapan tenaga kerja dan berjalannya kegiatan ekonomi. Insentif fiskal yang diberikan melalui Bea dan Cukai antara lain berupa fasilitas Kawasan Berikat, KITE dan KITE IKM.

Comment here