Transformasi Kelembagaan

Tri Wikanto Sampaikan Tips Menjadi Pemimpin Yang Baik

Semarang (24/02) – “Untuk menjadi pemimpin yang baik, mulailah dengan menjadi pengikut yang baik”, tutur Padmoyo Tri Wikanto, Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY saat menjadi narasumber ceramah current issue Pelatihan Jarak Jauh Hanggar Pabean dan Cukai oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Yogyakarta pada Rabu, 24 Februari 2020 secara daring.

Mengapa untuk menjadi pemimpin yang baik perlu untuk menjadi pengikut yang baik terlebih dahulu? Tri WIkanto menjelaskan bahwa tanpa pengikut, kepemimpinan bukanlah apa-apa. “Kunci sukses dalam sebuah kepemimpinan terletak pada kami (kolektif), bukan saya (individu). Pemimpin yang lebih efektif ketika perilaku mereka menunjukkan bahwa mereka adalah salah satu dari kita, karena mereka berbagi nilai, perhatian, dan pengalaman. Mereka melakukannya untuk kita dan juga lebih mengutamakan kepentingan organisasi daripada kepentingan pribadinya”, tuturnya.

“Pemimpin yang baik harus memahami sepenuhnya apa arti mengikuti, menjadi apa yang dianggap sebagai bagian paling tidak penting bagi organisasi”, tambahnya. Sebaliknya menurut Tri Wikanto, seorang pengikut yang baik harus memiliki kualitas penilaian yang baik, etos kerja, kompetensi, kejujuran, loyalitas dan integritas.

“Lagi-lagi integritas menjadi kunci dalam sebuah kepemimpinan, dimana integritas memiliki karakteristik diantaranya seorang pemimpin harus memliliki ketulusan, konsistensi, keteguhan hati dan keberanian”, tegas Tri Wikanto yang juga berpesan kepada para peserta agar dapat menjaga nama baik organisasi karena menjadi Hanggar adalah wajah dari Bea Cukai itu sendiri.

Comment here