Lain-lain

Waspada! Jumlah Pasien Covid-19 dalam setahun setara Pasien HIV dalam 40 Tahun

Semarang – Pegawai Bea Cukai Kanwil DJBC Jateng DIY mengikuti Webinar Kesehatan yang diselenggarakan Kementerian Keuangan, secara daring pada Kamis, 25 Februari 2021. Webinar dengan tajuk “The new era: how to deal with this pandemic. Menjadi cerdas dalam menyikapi pandemi dengan mengoptimalkan kesehatan fisik dan psikologi”, ini menghadirkan narasumber utama dari Praktisi Kesehatan dan Psiklog, dr. Gia Pratama beserta Analisa Widyaningrum M.Psi.

“Orang-orang sudah mengalami kegelisahan akibat pandemi, yang menyebabkan kegelisahan itu kearah demam, yang mana kegelisahan itu tidak perlu obat, karena kegelisahan itu kalau dilihat ini adalah faktor psikologis yang paling  kuat. Orang tua maupun anak-anak juga mengalami kegelisahan, walaupun sudah satu tahun, ternyata kondisi psikologis masih belum bisa berdampingan secara terintegrasi,” ujar Analisa.

Dr. Gia Pratama selaku narasumber dibidang Kesehatan fisik menjelaskan bahwa virus corona merupakan virus yang luar biasa. Gia pun membandingkan daya bunuh virus antara data COVID-19 dengan HIV, bahwa benar angka kematian HIV diatas COVID-19 yang mana angka kematian karena COVID-19 diangka 2-5 % sedangkan HIV diatas 50%. Namun Gia menyampaikan bahwa daya sebar COVID-19 inilah yang sangat luar biasa. Hanya dalam waktu satu tahun, jumlah pasien COVID sama dengan jumlah pasien HIV selama 40 tahun, jadi virus ini sangat luar biasa daya sebarannya.

Dr. Gia dan Analisa pun berharap masyarakat dapat fokus pada pelaksanaan protokol kesehatan “Prokes enggak mencegah penyebaranya, tapi menurunkan iya. Melakukan prokes aja tidak melindungi diri 100% apalagi tidak melakukan prokes angkanya pasti akan naik. Buat diketahui juga, virus ini beda sama DBD. DBD itu dibawanya oleh nyamuk, dan kita bisa bunuh nyamuk. Kalo Covid kan enggak, dibawanya oleh manusia, kan kita gak mungkin bunuh manusianya. Makanya jaga jarak jadi susah karena kita manusia sosial,” pungkas Gia.

Comment here