Fasilitas

Jalankan Fungsi Industrial Assistance, Bea Cukai Jateng DIY Adakan Kelas Fasilitas

Semarang –  Kanwil Bea Cukai Jateng DIY menggelar Kelas Fasilitas secara daring untuk pengusaha penerima fasilitas Kawasan Berikat di wilayahnya pada Jumat, 12 Maret 2021. Selain sebagai implementasi fungsi Industrial Assistance, juga sebagai salah satu bentuk selalu hadirnya Bea Cukai untuk dunia usaha meski di tengah pandemi Covid-19.

Dalam Kelas Fasilitas yang membahas syarat dan janji layanan perubahan izin ini, Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto mengatakan bahwa pemerintah memberikan relaksasi bagi pengusaha Kawasan Berikat antara lain dengan perluasan izin produksi. Hal ini dimaksudkan agar industry tetap berjalan dan pasokan barang terjaga.

“Kita ketahui bersama bahwa penerima fasilitas KB di Jateng DIY cukup tangguh menghadapi dampak dari pandemi ini. Terdapat beberapa perusahaan yang melakukan penyesuaian terhadap izin usahanya. Besar harapan saya penyesuaian tersebut tetap bisa dipertanggungjawabkan”, pesan Tri yang kemudian menjelaskan bahwa pertanggungjawaban yang dimaksud adalah bagaimana fasilitas yang diberikan dapat berpengaruh terhadap peningkatan perekonomian seperti peningkatan devisa hasil ekspor, penyerapan tenaga kerja dan sebagainya.

Sementara itu Kepala Seksi Perizinan dan Fasiltas I, Cahya Nugraha yang menjadi narasumber menjelaskan mengenai hal-hal berkaitan dengan perubahan izin Kawasan Berikat. Cahya menyebut bahwa pada tahun 2020 terdapat 99 jenis permohonan perubahan izin KB. 61 diantaranya adalah permohonan perubahan jenis hasil produksi yang merupakan penyesuaian akibat pandemi Covid-19.

“Perizinan perubahan data izin KB mengacu pada Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai nomor PER-19/BC/2018 tentang Tata Laksana Kawasan Berikat. Adapun janji layanan yang kami berikan dalam hal permohonan perubahan izin KB adalah 5 (lima) jam bila melalui Sistem Komputer Pelayanan dan 2 (dua) hari kerja apabila pengajuan secara tertulis”, jelasnya.

Comment here