Lain-lain

Optimalkan K-9 Deteksi NPP, Bea Cukai Jateng DIY Terapkan “Container Examination Dog”

Semarang (11/5) – Dalam menjalankan fungsi Community Protector, DJBC memiliki Unit Anjing Pelacak (K-9) yang merupakan salah satu alat pengawasan yang cukup efektif dalam mendeteksi narkotika, psikotropika dan prekusor (NPP). Sebagai salah satu implementasi unit K-9, Kanwil Bea Cukai Jateng DIY menjalankan program “Container Examination Dog”.

“Unit K9 menjadi salah satu tools untuk mendeteksi adanya NPP yang kemungkinan melewati perbatasan, baik darat maupun laut. Banyaknya kasus penyelundupan NPP dilakukan menggunakan container menjadi tantangan yang cukup besar, oleh karena itu dengan adanya program Container Examination Dog ini diharapkan dapat mendeteksi adanya NPP tanpa membuka container,” ujar Arif Setijo Noegroho, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan dalam Program Peningkatan Keterampilan Pegawai (PPKP) pada Selasa, 11 Mei 2021 di Kanwil Bea Cukai Jateng DIY secara daring.

Tim K-9 selaku narasumber pada acara ini menjelaskan bahwa program Container Examination Dog diadakan dalam rangka pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). “Unit K-9 dengan Program Container Examination Dog bertujuan untuk mencegah masuknya NPP dan melacak adanya pemasukan NPP secara ilegal. Tentunya kami tidak sendiri, kami pun selalu berkoordinasi dengan kantor pelayanan dan tim penindakan di pelabuhan,” jelas Thomas Aquino, Kepala Seksi Narkotika dan Barang Larangan.

Sementara itu Timoteus Anggadian, tim K-9 memaparkan pelaksanaan Container Examination Dog. “Selama tahun 2021, telah dilaksanakan sejumlah 102 pelacakan secara random, 12 pelacakan berdasarkan atensi analis, 13 pelacakan berdasarkan atensi PIBK laut. Pelacakan ini tentunya harus tetap memperhatikan beberapa faktor seperti arah mata angin, changing behavior K-9, koordinasi dengan unit pengawasan, dan atensi pelacakan,” jelasnya.

Comment here