Lain-lain

Bea Cukai dan Yayasan Korea Jawa Tengah Jalin Kerja Sama Tingkatkan Investasi

Semarang – Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto  menerima kunjungan kerja dari Yayasan Korea Jawa Tengah pada Selasa, 8 Juni 2021 di Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Semarang. Kunjungan ini merupakan upaya mempererat kerja sama antara Bea Cukai dengan Yayasan Korea Jawa Tengah yang merupakan perantara investor di Jawa Tengah.

“Saya harap kerja sama ini akan ditingkatkan dengan baik dan  dengan adanya Yayasan Korea dapat turut menjembatani dan memberi pemahaman kepada para perusahaan Korea di Jawa Tengah terkait regulasi Kepabeanan dan Cukai”, ujar Tri Wikanto yang juga menambahkan bahwa kerja sama ini dapat membantu Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Ketua Yayasan Korea Jawa Tengah, Mr Hwan Chae menyampaikan bahwa  pihaknya siap meningkatkan investasi di Jawa Tengah untuk mendukung PEN. Pihaknya akan memberikan informasi kepada para calon investor di Korea terkait keuunggulan Jawa Tengah untuk investasi. “Upaya-upaya akan kami lakukan salah satunya dengan meningkatkan kualitas SDM terkait regulasi yang ada. Tentunya kami membutuhkan bantuan dari Bea Cukai untuk hal tersebut,” ujarnya.

Saat ini ada 84 perusahaan PMA asal Korea Selatan yang memanfaatkan fasilitas Kawasan Berikat. 76 di Jawa Tengah dan 8 di Yogyakarta. Adapun yang memanfaatkan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor sebanyak 6 perusahaan, dimana 3 di Jawa Tengah dan 3 di Yogyakarta. Semuanya berorientasi ekspor.

Dari total 90 perusahaan, 53 diantaranya merupakan sector padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja, yaitu 23 perusahaan merupakan produsen pakaian jadi dari tekstil dan 20 perusahaan merupakan produsen alas kaki dan komponennya. Adapun perusahaan lainnya bergerak di industry barang jadi dari kulit dan kulit buatan, peralatan listrik, rambut palsu dan sarung tangan.

Comment here