Lain-lain

Perkuat Kolaborasi, Pajak dan Bea Cukai wilayah Jateng Gelar IHT Kawasan Berikat dan Kawasan Ekonomi Khusus

Semarang (25/6) – Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, Padmoyo Tri Wikanto membuka In House Training (IHT)Kawasan Berikat dan Kawasan Ekonomi Khusus, pada Jumat, 25 Juni 2021, secara daring. Kegiatan ini digelar oleh Kantor Pelayanan Pajak Madya Semarang dan Kantor Pelayanan Pajak Batang bekerjasama dengan Kanwil Bea Cukai Jateng DIY.

IHT ini juga merupakan implementasi dari program Reformasi Birokrasi dan Transformasi Kelembagaan (RBTK). Penguatan kolaborasi dalam menjalankan probis, pertukaran data dan joint program lainnya antara Pajak dan Bea Cukai diharapkan antara lain mampu mengamankan dan mengoptimalkan penerimaan negara.

“Sesuai dengan arahan pimpinan, sinergi yang terjalin antar satuan kerja di lingkungan kemenkeu harus sudah masuk ke tahap operasional dan berorientasi pada hasil. Dari IHT ini saya berharap kita dapat memetakan, menetapkan dan mengeksekusi mana mana saja titik yang berpotensi untuk meningkatkan penerimaan negara dan mencegah kebocoran,” ujar Tri Wikanto dalam sambutannya.

Selanjutnya Tri Wikanto juga menjelaskan bahwa dalam tataran operasional di lapangan, Bea Cukai memiliki prinsip yang Ia sebut sebagai lima pilar diantaranya kelancaran arus barang, arus uang, arus dokumen, arus orang dan arus sarana pengangkut yang juga memiliki keterkaitan erat dan memiliki relevansi yang tinggi dengan Direktorat Jenderal Pajak.

Sementara itu Kepala Seksi Perizinan dan Fasilitas I Kanwil BC Jateng DIY, Cahya Nugraha dan Kepala Seksi P3 pada KPP Semarang Selatan, Aris Handaru, secara spesifik menjelaskan mengenai tata laksana dan crussial point dari penyelenggaraan Kawasan Berikat. Adapun AR pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Batang, Imam Wahyudi dan Harymas, menjelaskan mengenai Kawasan Ekonomi Khusus dalam konteks perlakuan perpajakan.

Comment here