Lain-lain

Sosialisasi Cakap Cukai: Mengulas DBHCHT

Sebagai upaya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat luas mengenai Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), Direktorat Jenderal Bea Cukai kembali menggelar Sosialisasi “Cakap Cukai: Mengulas DBHCHT” pada Selasa, 29 Juni 2021. Sosialisasi ini digelar oleh Direktorat Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga (KIAL) dengan partisipasi tidak kurang dari 450 peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa, pemerintah daerah dan pegawai bea cukai.

Bertindak sebagai Narasumber, Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai, Nirwala Dwi Heryanto menjelaskan bahwa pungutan cukai yang dilakukan oleh negara telah disertai dengan earmarking yang bertujuan untuk mengatasi eksternalitas negatif. “Dalam penyusunan Pasal 66 UU 39 Tahun 2007 tentang Cukai, muncul gagasan dari anggota dewan yang daerah pemilihannya merupakan daerah penghasil cukai, untuk menjembatani daerah penghasil dan eksternalitas negatif maka dari itu muncul terminology Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau” ujarnya.

DBHCHT adalah bagian dari transfer dana ke daerah yang dibagikan kepada provinsi penghasil cukai dan/atau provinsi penghasil tembakau. DBHCHT digunakan untuk mendanai peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial, sosialisasi ketentuan di bidang cukai, dan/atau pemberantasan barang ilegal, dengan prioritas pada bidang kesehatan untuk mendukung program jaminan kesehatan nasional terutama peningkatan kuantitas dan kualitas layanan kesehatan dan pemulihan perekonomian di daerah.

Sementara itu Kepala Subdirektorat Dana Bagi Hasil, Direktorat Dana Transfer Umum, Mariana Dyah Savitri menjelaskan bahwa dalam bidang kesehatan, DBHCHT difokuskan kepada upaya pemerintah untuk mengurangi stunting dan penganan wabah covid-19. “Penerimaan DBHCHT, baik pada bagian provinsi maupun bagian kabupaten/kota diprioritaskan pada bidang kesehatan khususnya melalui kegiatan pelayanan kesehatan yang bersifat promotif/preventif maupun kuratif/rehabilitatif dengan prioritas utama mendukung upaya penurunan angka prevalensi stunting dan upaya penanganan pandemi covid-19.” ungkap Savitri.

Sebagai informasi, total pagu DBHCHT TA 2021 adalah sebesar Rp 3.475.618.000.000,00 untuk dialokasikan kepada 26 provinsi penerima DBH CHT berdasarkan kontribusi cukai dan/atau tembakau dan berdasarkan capaian kinerja penggunaan.

Comment here