Reformasi BirokrasiTransformasi Kelembagaan

Bea Cukai Jateng DIY Internalisasikan Program RBTK

Semarang (1/7) – Kepala Bidang Kepatuhan Internal Yacobus Agus Wahyudiono menegaskan Bea Cukai Jateng DIY mendukung komitmen Kementerian Keuangan untuk selalu melakukan perbaikan dari waktu ke waktu dalam acara Internalisasi RBTK 2021 secara daring, pada Selasa 30 Juni 2021.

Transformasi digital menjadi salah satu program yang sedang diupayakan dari lima tahap Reformasi Birokrasi dan Transformasi Kelembagaan (RBTK) yang telah dilalui Kemenkeu semenjak dimulainya reformasi pengelolaan keuangan negara pada tahun 2002.

“NADINE sebagai aplikasi persuratan elektronik Kemenkeu merupakan satu capaian signifikan RBTK, selama tahun 2020 total 52,5 juta dokumen telah dihasilkan setara dengan penghematan Rp113,46 Milyar”, jelas Yacobus.

Yacobus juga menjelaskan bahwa reformasi pada Bea Cukai tentu selalu diharmonisasikan dengan prioritas Presiden. “Bea Cukai yang menjadi bagian pemerintahan harus merancang program yang sinkron dengan unit di atasnya, mulai dari Menteri Keuangan hingga program Presiden seperti Nawa Cita harus sinkron”, ujar dia.

Karena itu, Yacobus menekankan perlunya pemahaman dan pelaksanaan seluruh pegawai terkait penyusunan program reformasi lanjutan mulai dari arahan Menteri Keuangan, pemahaman strategi pengembangan program reform, hingga proses tindak lanjut reformasi tersebut.

“Arahan dari Menteri Keuangan, program kelanjutan reformasi di Bea Cukai adalah suatu keharusan. Program reform harus mendukung pemulihan ekonomi nasional”, tambah Yacobus.

Di tahun 2021 hingga 2024, program reformasi DJBC memiliki empat inisiatif strategis, yaitu penguatan integritas, budaya, dan kelembagaan, kedua program intensifikasi dan ekstensifikasi penerimaan,ketiga program fasilitasi industri investasi dan logistik, dan yang keempat adalah kolaborasi perlindungan masyarakat dan penegakkan hukum.

Comment here