Lain-lain

Perkuat Pengawasan dan Pelayanan, Bea Cukai Gelar Rapim Cluster Jawa di Semarang

Semarang (3/9) – Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY menjadi tuan rumah pada Rapat Pimpinan DJBC Cluster Jawa pada Kamis hingga Jumat, 2 – 3 September 2021. Selain diikuti para Pajabat Eselon II dari Kantor Pusat,  Rapim juga diikuti para Pajabat Eselon II dan III se-Jawa, secara luring dan daring.

Mengusung tema “Penguatan Pengawasan dan Pelayanan Kepabeanan dan Cukai” Rakorpim kali ini membahas isu strategis mengenai SDM dan Kepatuhan Internal, Kepabeanan dan Cukai, Fasilitas, Audit, dan Keberatan Banding yang dipaparkan langsung oleh Sekretaris dan para direktur.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Muhamad Purwantoro selaku tuan rumah menyambut baik pelaksanaan Rapim DJBC 2021 ini. “Saya harap pelaksanaan Rapim ini dapat dilaksanakan dengan lancar dan dapat kita semua dapat menyelesaikan pembahasan topik khas Jawa dan hal-hal lain yang mendesak,” ujar Purwantoro.

Sekretaris Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Robi Toni yang mendapat mandat membuka Rapim menyampaikan arahan dari Direktur Jenderal Bea dan Cukai terkait pelaksanaan Rakorpim DJBC 2021. “Tujuan dilaksanakannya Rakorpim DJBC di Cluster Jawa ini tidak lain adalah untuk medekatkan pimpinan dengan jajarannya di lingkungan masing-masing sehingga diharapkan para pimpinan memahami permasalahan yang ada di lapangan,” jelasnya.

Robi Toni berharap agar beberapa isu strategis yang disampaikan oleh para direktur, dapat turut dipahami oleh seluruh jajaran. “Isu strategis yang disampaikan ini merupakan implementasi dari  program reform yang telah dicanangkan beberapa waktu lalu, termasuk penguatan integritas dan penguatan pengawasan dan pelayanan di wilayah Jawa”, ujar Robi Toni.

Beberapa bahasan dalam diskusi antara lain berkaitan dengan optimalisasi SDM melalui pembinaan, peningkatan kapasitas dan kinerja serta perbaikan probis yang berdampak pada efisiensi SDM. Kepatuhan terhadap kode etik, penguatan integritas juga menjadi focus bahasan. Pemberian fasilitas dengan menekankan peran Bea Cukai dalam program PEN termasuk sector kesehatan terus didorong. Selain itu rencana implementasi otomasi penetapan Nilai Pabean dan perbaikan layanan dan pengawasan juga menjadi atensi.

Rapim hari kedua dipimpin langsung oleh Dirjen Bea Cukai, Askolani. Diharapkan koordinasi antar unit, antar pejabat dan pegawai semakin meningkat dan mendukung tercapainya visi organisasi, melalui penguatan kinerja pelayanan dan pengawasan.

Comment here