Fasilitas

Kolaborasi BI, Bea Cukai, Pemprov DIY Siap Permudah dan Fasilitasi UMKM

Yogyakarta (16/9) – Pemerintah tengah menggencarkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Kolaborasi semua pihak menjadi keharusan dalam mengimplementasikan program PEN. Sektor UMKM sebagai penyumbang 60% lebih PDB nasional ini menjadi salah satu fokus yang dibantu dan didorong untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.

“Khusus untuk dukungan UMKM dan Koperasi pemerintah menyiapkan dana sebesar 161 Triliun atau sekitar 21% dari dana PEN. Besarnya alokasi dana dukungan UMKM dan Koperasi menunjukkan betapa besarnya perhatian dan konsentrasi pemerintah untuk mendorong recovery serta peningkatan peran dunia usah dan memulihkan ekonomi Indonesia”, ujar Askolani, Dirjen Bea Cukai dalam peresmian forum komunikasi dan konsultasi ekspor impor dan peluncuran website new jogja business service center, Kamis, 16 September 2021.

“Bea Cukai terus berupaya memfasilitasi dan membantu UMKM melalui fasilitas Kemudahan Impor untuk Tujuan Ekspor untuk IKM (KITE IKM). Selain itu Bea Cukai juga mendorong penguatan perluasan fasilitas Kawasan Berikat, Gudang Berikat, Pusat Logistik Berikat, Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE), dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di berbagai daerah”, tambah Askolani saat menyatakan kesiapan untuk mendukung dan berkolaborasi dengan semua pihak terkait.

Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti juga menyatakan dukungan pihaknya dalam mengembangkan UMKM. ”Indonesia perlu memperkaya diversifikasi barang UMKM di berbagai daerah yang memiliki potensi menggedor pintu ekspor ke luar negeri”, ujar Destry Ia menjelaskan bahwa BI aktif memfasilitasi ekspor. Pembinaan UMKM bersifat end to end mulai pengembangan kapasitas lahan usaha, perbaikan kualitas produk, hingga fasilitasi akses pemasaran.

Sementara itu Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X yang membacakan sambutan Gubernur DIY menyambut baik atas dukungan dan kolaborasi semua pihak dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Kami berharap forum ini terus bersinergi dan berkolaborasi mendorong penguatan ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta”, ujarnya.

Comment here