Lain-lain

Masyarakat Diminta Waspada terhadap Penipuan Mengatasnamakan Petugas Bea Cukai

Semarang (7/10) – Penipuan mengatasnamakan petugas Bea Cukai masih marak terjadi. Meski Bea Cukai sudah banyak memberikan informasi dan sosialisasi melalui berbagai media, termasuk medsos, namun masih banyak masyarakat yang menjadi korban.

“Untuk memberikan edukasi kepada masyarakat secara lebih luas, Bea Cukai Jateng DIY juga telah mengkampanyekan gerakan “Awas Penipuan Mengatasnamakan Bea Cukai” melaui udara, yaitu melalui siaran Iklan Layanan Masyarakat di Radio Sonora Semarang FM”, ungkap Nanang, Humas Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, 7 Oktober 2021, di kantornya.

Iklan “Awas Penipuan Mengatasnamakan Bea Cukai” disiarkan dengan frekuensi siar 2 (dua) kali per hari. Satu kali pada pukul 07.00 s.d. 09.00 dan satu kali pada pukul 16.00 s.d. 18.00 WIB.

Isi materi iklan tersebut antara lain mengingatkan masyarakat agar jangan percaya lelang barang sitaan Bea Cukai dengan harga yang sangat murah, barang kiriman dari luar negeri yang ditahan Bea Cukai lalu minta tebusan uang lalu ditransfer ke rekening pribadi. Para penipu mengaku sebagai petugas Bea Cukai dengan identitas meyakinkan seperti dengan mencomot foto petugas Bea Cukai. Apabila mengalami kejadian seperti itu, segera konsultasikan dengan Bea Cukai terdekat atau menghubungi contact center Bravo Bea Cukai di 1500225.  

“Dalam iklan tersebut juga berisi himbauan agar tidak menjadi korban penipuan. Untuk informasi lelang barang sitaan Bea Cukai secara resmi hanya melalui website www.lelang.go.id. Informasi selain melalui laman tersebut dapat dipastikan illegal atau penipuan. Nah untuk barang kiriman bisa cek resinya melalui website www.beacukai.go.id/barangkiriman, untuk memastikan status barang”, pungkas Nanang.

Comment here