Pelayanan

Bea Cukai Beri Kemudahan Berusaha dengan AEO dan MITA Kepabeanan

Bea Cukai Beri Kemudahan Berusaha dengan AEO dan MITA Kepabeanan

Semarang (15/10) – Perluas sosialisasi Mitra Utama (MITA) Kepabeanan dan Authorized Economic Operator (AEO) Kanwil DJBC Jateng DIY dan Direktorat Teknis Kepabeanan melakukan Cluster Meeting dan Internalisasi Perusahaan MITA & AEO pada 14 Oktober 2021 di Aula Kanwil DJBC Jateng DIY.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengguna jasa dan pegawai Bea Cukai di lingkungan Kanwil DJBC Jateng DIY.
Amin Tri Sobri selaku Kepala Bidang Fasilitas Kebapeanan dan Cukai Kanwil DJBC Jateng DIY berharap dengan adanya kegiatan ini, perusahaan penerima MITA & AEO dapat bertambah banyak.
“Kami sangat berharap demikian karena AEO memiliki beberapa manfaat, antara lain perlakuan kepabeanan tertentu, reputasi yang baik, penurunan biaya logistik, dan jaminan kemanan rantai pasok barang” lanjut Amin.
Pada saat bersamaan Weko Loekitardjo Kepala Subdirektorat Program Prioritas dan AEO Direktorat Teknis Kepabeanan menjelaskan secara mendalam mengenai AEO.

“AEO adalah operator ekonomi yang mendapat pengakuan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sehingga mendapatkan perlakukan kepabeanan tertentu”
Adapun jenis operator ekonomi yaitu importir, eksportir, PPJK, pengangkut, pengusaha TPS, pengusaha TPB, dan pihak lainnya yang terkait dalam fungsi rantai pasokan global seperti konsolidator dan penyelenggara pos.
“Tujuan AEO adalah terciptanya keamanan terhadap rantai pasok barang secara global” tambah Weko.
“AEO disini merupakan sertifikat yang diberikan secara prosedural tidak secara fiskal, bukan berarti menghilangkan prosedurnya akan tetapi disetiap prosedurnya terdapat perbedaan kecepatan dalam pelayanan. Kami memberikan pelayanan yang lebih cepat untuk perusahaan MITA & AEO” terang Weko.
Lebih lanjut Diding Saefudin Kepala Seksi Pengembangan Program Prioritas Direktorat Teknis Kepabeanan menjelaskan mengenai MITA Kepabeanan.

“MITA Kepabeanan adalah importir dan/atau eksportir yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sehingga mendapatkan pelayanan khusus di bidang kepabeanan dan/atau cukai” jelas Diding.
Diding juga menyampakan benefit MITA & AEO pada instansi lain yaitu mendapat kemudahan dalam pengembalian kelebihan pembayaran pajak, karena AEO & MITA Kepabenan telah ditetapkan sebagai Pengusaha Kena Pajak Beresiko Rendah oleh DJP yang tertuang dalam PMK 39/PMK.02/2018.
“Benefit kedua yaitu mendapat kemudahan dalam memperoleh perizinan berusaha (otomasi perizinan), karena AEO & MITA Kepabeanan telah ditetapkan sebagai Eksportir/Importir Bereputasi Baik oleh Kementerian Perdagangan yang tertuang dalam Permendag 17 Tahun 2021” pungkas Diding.

Comment here