Fasilitas

Tingkatkan Perekonomian Nasional dan Penyerapan Tenaga Kerja, Bea Cukai Jateng DIY Berikan Izin Kawasan Berikat

Semarang (25/10) – Bea Cukai Jateng dan DIY berkolaborasi dengan Bea Cukai Semarang memberikan perizinan fasilitas Kawasan Berikat (KB) kepada PT. Golden Rich Toys Indonesia. Pemberian izin ini dilakukan secara daring pada Senin, 25 Oktober 2021  di Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Jalan Ahmad Yani no 139, Semarang.

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Amin Tri Sobri menyampaikan bahwa Bea Cukai akan terus meningkatkan fungsi fasilitasi kepada industri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang pada akhirnya berdampak secara nasional.

“Pemberian izin fasilitas Kawasan Berikat merupakan salah satu upaya Pemerintah melalui Bea Cukai untuk meningkatkan investasi dan ekspor. Hal ini akan memberikan dampak ekonomi seperti penyerapan tenaga kerja dan terciptanya simpul ekonomi baru yang menjadi penggerak ekonomi sektor riil”, ujar Amin.

Sementara itu, Direktur Operasional PT. Golden Rich Toys Indonesia, Puasmi Asee Pamiarii menyampaikan bahwa pihaknya mengajukan permohonan fasilitas Kawasan Berikat ini menyangkut keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan yang telah mempunyai izin fasilitas Kawasan Berikat, yaitu terkait fasilitas fiskal dan non fiskal yang akan sangat membantu perusahaan untuk berkembang dan bersaing di pasar global.

Hal itu dibenarkan oleh Cahya Nugraha, selaku Kepala Seksi Fasilitas dan Perijinan I Kanwil Bea dan Cukai Jateng & DIY. “Keuntungan perizinan KB dibagi dua, yaitu Fiskal dan Prosedural. Keuntungan Fiskal adalah penangguhan bea masuk dan pajak impor. Lalu, keuntungan prosedural antara lain berupa pemeriksaan yang dapat dilakukan di lokasi Kawasan Berikat, sehingga dapat menghemat biaya dan lebih cepat.” ujarnya.

PT. Golden Rich Toys Indonesia merupakan perusahaan PMA (Penanaman Modal Asing) dari Hongkong ke Indonesia yang berlokasi di Bergas, Kabupaten Semarang. Bahan baku kain polyester dan fabric diolah mejadi berbagai jenis kebutuhan anak-anak seperti noodle sling, swim diaper, swim hat, swim vest, dan power swimr. Produksi tersebut 100% untuk tujuan ekspor dengan perkiraan omzet hingga US$ 300.000.

Berdirinya perusahaan ini tentunya membawa angin segar dengan adanya pembukaan lowongan pekerjaan baru hingga 1500 orang dan dapat meningkatkan perekonomian lingkungan sekitar pabrik seperti pedagang kaki lima, kos-kosan, dan jasa transportasi.

Comment here