Fasilitas

Tingkatkan Daya Saing Ekspor, Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat

Semarang (1/11) – Bea Cukai Kanwil Jateng dan DIY dan Bea Cukai Tegal kembali berikan izin Kawasan Berikat (KB) kepada PT Leea Footware Indonesia. Produsen sepatu olahraga di Tegal ini mendapat izin KB setelah memaparkan proses bisnisnya secara daring atau video conference pada Senin, 1 November 2021.

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Amin Tri Sobri menyampaikan bahwa fasilitas KB ini merupakan salah satu fasilitas dari pemerintah yang diberikan dalam rangka meningkatkan investasi dan mendorong ekspor sekaligus menciptakan simpul kegiatan ekonomi baru di daerah, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Dengan fasilitas KB ini maka perusahaan akan terbantu cash flownya, antara lain dengan memperoleh fasilitas penangguhan bea masuk dan tidak dipungut pajak. Perusahaan akan memperoleh efisiensi baik dari sisi biaya maupun waktu. Saya minta perusahaan memanfaatkan fasilitas dengan baik dan tidak menyalahgunakannya,” ujar Amin.

Pihak perusahaan pun berkomitmen untuk mematuhi ketentuan yang ada dan berharap dapat berkontribusi dalam membantu perekonomian daerah sekitar pabrik.

“Kami akan memanfaatkan fasilitas yang diberikan ini dengan sebaik mungkin. Kami harap dengan berdirinya perusahaan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar pabrik,” ujar Mr. Kim Chun Keun, Direktur PT Leea Footwear Indonesia.

PT Leea Footwear Indonesia yang berdiri sejak tahun 2020 berlokasi di Jl. Raya Tegal Purwokerto, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Pabrik dengan produksi utama sepatu olahraga ini dapat memproduksi hingga 12 juta pasang per tahun dan diekspor hingga ke Amerika, Eropa, dan Australia sehingga dapat meningkatkan devisa hasil ekspor.

Selain itu, perusahaan berencana menyerap tenaga kerja langsung hingga 13000 orang dan 6000 orang tenaga sub kontrak. Hal ini diharapkan akan membawa banyak dampak positif antara lain penambahan lapangan kerja dan menciptakan sentra kegiatan ekonomi baru, seperti sector transportasi, kontrakan, warung makan, dan lain sebagainya.

Comment here