Pengawasan

Bea Cukai Musnahkan Miras dan Rokok Ilegal di Tegal, Yogyakarta dan Kudus, Senilai 10 Milyar

Semarang (18/11) – Bea Cukai di lingkungan Kanwil DJBC Jawa Tengah dan DIY berkomitmen untuk terus berupaya mengamankan penerimaan negara secara optimal. Upaya preventif dan represif terus dilakukan, bersinergi dengan Pemda, instansi terkait lainnya, termasuk aparat penegak hukum seperti TNI, POLRI dan Kejaksaan.

Penerimaan dii Jawa Tengah dan DIY didominasi oleh Cukai Hasil Tembakau yang mencapai lebih dari 80%. Isu rokok illegal dan pemberantasannya menjadi penting dalam optimalisasi penerimaan. Di sisi lain tujuan pengendalian konsumsi juga sangat diperhatikan.

“Berbagai program telah dilakukan oleh Bea Cukai guna menekan peredaran rokok ilegal mulai dari menggencarkan sosialisasi dan operasi Gempur Rokok Ilegal, baik yang dilakukan mandiri maupun dengan bersinergi bersama Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum”, ujar Kakanwil Bea Cukai Jateng DIY, Muhamad Purwantoro, pada acara pemusnahan di KPPBC Kudus, 17 November 2021.

Purwantoro menambahkan bahwa pemusnahan di Kudus ini merupakan rangkaian dari beberapa pemusnahan sebelumnya yaitu di KPPBC Tegal dan KPPBC Yogyakarta. Total barang yang dimusnahkan terdiri dari 12,18 Juta batang rokok ilegal, 2 karung etiket, 2 karung plastik OPP, 2 buah alat pemanas, dan 1.200 ml Minuman Mengandung Etil Alkohol. Nilai barang diperkiraan sebesar Rp10,4 Miliar  dan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp7,6 Miliar.

Dukungan dan sinergi pemberantasan rokok illegal juga diperoleh Bea Cukai dari Pemerintah Daerah. Bupati Kabupaten Kudus, Muhammad Hartopo juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mendukung penuh upaya Bea Cukai dalam memberantas rokok ilegal.

“Kegiatan pemusnahan ini merupakan gambaran nyata bagi kita semua bahwa pengedar rokok ilegal dan seluruh oknum yang terkait akan kami tindak tegas, dan kami berharap agar masyarakat dapat menyadari bahaya rokok ilegal sehingga dapat menciptakan usaha yang positif”, ujar Hartopo.

Comment here