Fasilitas

Tingkatkan Perekonomian Nasional, Bea Cukai Jateng DIY Terbitkan Fasilitas Kawasan Berikat Perusahaan Tas Asal China

Semarang (25/1) – Bea Cukai Jateng dan DIY berkolaborasi dengan Bea Cukai Kudus memberikan perizinan fasilitas Kawasan Berikat (KB) kepada PT Formosa Bag Indonesia yang berlokasi di Jalan Raya Jepara Kudus KM 28, RT 006 RW 003, Kelurahan Sengonbugel, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara. PT Formosa Bag Indonesia di Jepara merupakan pemekaran atau perluasan bisnis dari PT Formosa Bag Indonesia di Grobogan, Purwodadi yang sebelumnya telah mendapat izin Kawasan Berikat di tahun 2015 dan mendapatkan predikat Kawasan Berikat Mandiri pada tahun 2019. Pemaparan proses bisnis serta pemberian izin ini dilakukan secara daring pada Selasa, 25 Januari 2022.

Direktur PT Formosa Bag Indonesia, Sun Xinfang menyampaikan bahwa dengan diberikannya fasilitas Kawasan Berikat akan sangat membantu perusahaan terutama dari segi penghematan biaya dan efisiensi waktu pada saat impor material bahan baku serta mesin. Alasan pembukaan PT Formosa Bag Indonesia di Jepara sebagai Kawasan Berikat sebagai upaya untuk memperluas bisnis mereka sekaligus untuk memperoleh manfaat fasilitas penangguhan Bea Masuk dan tidak dipungut Pajak Dalam Rangka Impor yang telah mereka terima sebelumnya yaitu di PT Formosa Bag Indonesia Grobogan, Purwodadi, ujarnya.

PT Formosa Bag Indonesia merupakan perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) asal China yang berdiri pada tahun 2005. PT Formosa Bag Indonesia adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri tas.  Berbagai merek terkenal telah mereka hasilkan seperti Nike, Dell, HP, Asus, Mi, dan lain-lain. Saat ini nilai investasi yang dimiliki perusahaan berada pada kisaran angka 600 miliar rupiah dan kedepannya diperkirakan akan bertambah menjadi 800 miliar rupiah. Sedangkan tenaga kerja yang direncakan untuk diserap ditahun 2022 sekitar 2.000 tenaga kerja dengan proyeksi kedepan akan menjadi 4.560 orang di tahun 2023 dan 7.440 orang di tahun 2024. Hal tersebut diharapkan dapat menyerap tenaga kerja serta meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya yang berada di kabupaten Jepara.

Pejabat Pelaksana Harian Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Cahya Nugraha menyampaikan bahwa ia berharap dengan diberikannya fasilitas Kawasan Berikat ini mampu meningkatkan devisa hasil ekspor, penerimaan pajak penghasilan badan, penyerapan tenaga kerja, serta meningkatkan investasi perusahaan.

Comment here