Fasilitas

Dorong PEN, Bea Cukai Jateng DIY Terbitkan Fasilitas KITE Pertama Kali di Tahun Ini

Semarang (27/1) – Dorong pemulihan ekonomi nasional, Kanwil Bea Cukai Jateng DIY memberikan fasilitas kepabeanan berupa Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) Pembebasan kepada PT Bumyang Glove Perdana yang berlokasi di Jalan Solo KM 11, Desa Kadirojo II, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Pemaparan proses bisnis dan pemberian izin dilakukan secara daring, Rabu, 26 Januari 2022. Ini merupakan fasilitas KITE pertama yang diberikan di tahun 2022, dan dengan ini menambah deretan perusahaan penerima fasilitas KITE di wilayah Jateng DIY menjadi 52 perusahaan.

PT Bumyang Glove Perdana merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri sarung tangan terbuat dari bahan utama kulit dan plastik yang baru berdiri di tahun 2021. Hingga saat ini perusahaan memiliki jumlah tenaga kerja sekitar 280 orang dengan kapasitas produksi mencapai 200.000 pcs/ bulan. Hasil produksi PT Bumyang Glove Perdana diekspor dengan tujuan ke Korea, Jepang dan Eropa. Direktur PT Bumyang Glove Perdana, Kyuong Su Na menyampaikan bahwa ia berharap dengan diberikannya fasilitas KITE Pembebasan akan memberikan kemudahan dalam impor bahan baku. Selain itu, perusahaan akan mendapatkan pembebasan bea masuk dan pajak atas impor bahan baku, imbuhnya.

“Dengan diberikannya fasilitas KITE Pembebasan maka perusahaan akan memperoleh insentif fiskal berupa pembebasan bea masuk dan PPN impor tidak dipungut atas impor bahan baku untuk diolah, dirakit, dipasang dan hasil produksinya diekspor”, jelas Pejabat Pelaksana Harian Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Cahya Nugraha. Kemudian ditegaskan bahwa perusahaan harus menyampaikan laporan pertanggung jawaban yang dilaporkan sebelum berakhir masa periode pelaporannya.

Comment here