Penerimaan

Hingga Januari, Realisasi Penerimaan Bea Cukai Jateng DIY Capai Rp3,51 Triliun

Hingga Januari, Realisasi Penerimaan Bea Cukai Jateng DIY Capai Rp3,51 Triliun

Semarang (10/2/2022) – Hingga 31 Januari 2022, Bea Cukai Jateng DIY telah mengumpulkan penerimaan negara sebesar Rp3,51 Triliun atau 7,44% dari target yang dibebankan pada tahun 2022 sebesar Rp47,15 Triliun.

Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai, Nur Rusydi dalam Dialog Kinerja Organisasi pada Kamis 10 Februari 2022, menyampaikan bahwa kinerja penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai hingga akhir Januari 2022 mengalami tren bagus walaupun tidak mencapai target trajectory sebesar 7,83%.

“Walaupun tidak mencapai target trajectory, nilai penerimaan secara total mengalami kenaikan sebesar 53,51% atau sebesar Rp1,22 Triliun dibanding Januari 2021 (yoy) yang dikontribusi dari pelunasan CK-1 kredit akhir tahun 2021” jelas Nur Rusydi.

Lebih rinci, ia melanjutkan, penerimaan cukai tumbuh 57,03% (yoy) atau sebesar Rp3,36 Triliun, sedangkan untuk penerimaan bea masuk mengalami sedikit kenaikan 3,1% (yoy) atau sebesar Rp147,8 Miliar, dan untuk penerimaan bea keluar mengalami penurunan 19,63% (yoy) atau sebesar Rp3,8 Miliar.

“Penurunan penerimaan bea keluar disebabkan adanya pembatasan ekspor produk CPO yang mempengaruhi nilai bea keluar pada bulan Januari 2022” terang Nur Rusydi.

Nur Rusydi juga menyampaikan bahwa Bea Cukai Jateng DIY diberikan target capaian baru berupa cukai plastik sebesar Rp225,7 Miliar dan Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) sebesar Rp178,2 Miliar selama tahun 2022.

Comment here