Pelayanan

Bina Industri Kecil Menengah, Kakanwil Bea Cukai Sapa Pengusaha Klembak Menyan

Kebumen (21/2) – Rokok klembak menyan atau dikenal juga dengan nama ‘rokok siong’ adalah rokok yang terbuat dari daun tembakau, akar klembak dan menyan yang dilinting atau digulung dengan kertas. Rokok ini populer di kalangan petani dan buruh di sekitar pesisir selatan Jawa Tengah, yang membentang dari Cilacap, Banyumas, Purwokerto, Purbalingga, Sumpiuh, Tambak, Gombong, Karanganyar, Kebumen sampai daerah Purworejo. Klembak menyan yang populer di kalangan buruh dan petani tidak hanya sekedar produk rokok namun merupakan warisan budaya yang perlu dilestarikan.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menjalankan fungsi pemungut penerimaan negara dari produk klembak menyan yang merupakan salah satu jenis hasil tembakau yang terkena pungutan cukai. Selain itu, DJBC juga mengemban tanggung jawab membina industri klembak menyan agar tetap eksis di tengah derasnya pemasaran produk hasil tembakau lain yang lebih modern. Dalam rangka menjalankan fungsi pembinaan ini, Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Muhamad Purwantoro, menyapa para pengusaha klembak menyan di Pos Bea Cukai Kebumen pada Senin, 21 Februari 2022. Sebanyak 11 pengusaha klembak menyan dan satu pengusaha cerutu yang menjadi binaan Kantor Bea Cukai Cilacap hadir dalam acara tersebut. Hadir juga perwakilan dari Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Pemerintah Kabupaten Kebumen.

Purwantoro mengapresiasi para pengusaha klembak menyan yang berkomitmen menjalankan usahanya secara legal. “Bapak Ibu memiliki peran yang sangat berharga sebagai pewaris budaya produksi klembak menyan. Kami juga mengapresiasi peran Bapak Ibu yang turut serta membangun negara melalui sumbangsih di bidang cukai” ujarnya. “Untuk itu kami DJBC menjamin usaha Bapak Ibu berjalan dengan mudah melalui pelayanan yang terbaik dari kami”

Dalam acara tersebut Purwantoro menampung seluruh masukan dan saran dari para pengusaha untuk peningkatan kualitas dan kuantitas produksi rokok klembak menyan di pesisir selatan Jawa Tengah. Selain itu, Bea Cukai juga bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten untuk melakukan pembinaan bagi industri kecil dan menengah hasil tembakau, khususnya melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT).

Comment here