Fasilitas

Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional, Bea Cukai Jateng DIY Intens Terbitkan Fasilitas KB dan KITE

Semarang (09/03) – Perekonomian Indonesia masih dihantui dengan gelombang kasus Covid-19, terutama akibat penyebaran varian Omicron di awal tahun 2022. Menghadapi hal tersebut, Bea Cukai Jateng DIY terus mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan berbagai upaya. Salah satu upaya yang intens dilakukan adalah asistensi dan fasilitasi kepada industri seperti pemberian izin fasilitas Kawasan Berikat (KB) dan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE).

Hingga awal Maret 2022, Bea Cukai Jateng DIY telah memberikan 5 perizinan KB dan 1 perizinan KITE kepada perusahaan yang tersebar wilayahnya. Pemberian izin ini merupakan upaya untuk menjaga dan mengembangkan industri berorientasi ekspor. Eksistensi dan perkembangan industri akan berdampak bagi pertumbuhan ekonomi melalui investasi, penyerapan tenaga kerja, hingga bergeraknya ekonomi sektor riil.

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Amin Tri Sobri mengatakan bahwa pemberian insentif fiskal dalam bentuk fasilitas KB dan KITE kepada industri berorientasi ekspor ini diharapkan dapat mendorong PEN.

“Dengan fasilitas KB maka perusahaan akan terbantu cashflow nya, dengan fasilitas penangguhan bea masuk dan tidak dipungut pajak dalam rangka impor. Perusahaan akan memperoleh efisiensi baik dari sisi biaya maupun waktu. Saya minta perusahaan memanfaatkan fasilitas dengan baik dan tidak menyalahgunakannya,” ujar Amin saat pemaparan proses bisnis salah satu perusahaan pada Selasa, 15 Februari 2022.

Selain fokus mendorong PEN, Bea Cukai Jateng DIY juga terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa tanpa dipungut biaya sepeser pun atas layanan yang diberikan.

“Semua pelayanan yang diberikan di Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY ini gratis. Tidak ada yang dipungut biaya. Mulai dari permohonan izin untuk medapatkan fasilitas, perubahan izin, izin transaksional hingga penerbitan NPPBKC di kantor pelayanan, semuanya gratis” pungkas Amin.

Berikut adalah daftar perusahaan penerima fasilitas KB dan KITE hingga awal Maret 2022:

  1. PT Prima Wana Kreasi Wood di Kabupaten Temanggung (KB)
  2. PT Java Wood Industri di Kabupaten Batang (KB)
  3. PT Formosa Bag Indonesia di Kabupaten Jepara (KB)
  4. PT Global Busana Internasional di Kabupaten Brebes (KB)
  5. PT Glory Industrial Semarang di Kabupaten Sragen (KB)
  6. PT Bumyang Glove Perdana di Kabupaten Sleman (KITE)

Comment here