Lain-lain

Gali Potensi Ekspor Daerah, Bea Cukai Kenalkan Tata Laksana Kepabeanan Ekspor 

Semarang (22/03) – Upaya untuk menggali potensi ekspor daerah terus dilakukan oleh Bea Cukai Jateng DIY, salah satunya dengan memberikan sosialisasi kepada instansi terkait di level daerah mengenai tata laksana kepabeanan ekspor.

Sosialisasi ini dilaksanakan saat kegiatan Bimbingan Teknis Pengenalan Ekspor yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah pada Selasa, 22 Maret 2022 di The Azana Hotel Airport, Semarang. Kegiatan ini dikuti oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) Disperindag Pemerintah Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah.

Pada kesempatan kali ini, Kepala Seksi BK Humas, Cahya Nugraha menjelaskan gambaran umum ekspor mulai dari syarat menjadi eksportir, dokumen kepabeanan terkait ekspor, dan fasilitas yang diberikan oleh Bea Cukai dalam mempermudah ekspor.

“Siapapun bisa menjadi eksportir loh Bapak, Ibu. Baik lembaga, badan usaha, maupun perseorangan. Syaratnya pun mudah yaitu dengan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), NPWP, dan Surat Izin Usaha,” jelas Cahya.

“Bea Cukai juga senantiasa memberikan kemudahan dan fasilitas kepada Bapak, Ibu untuk ekspor. Salah satunya yaitu fasilitas Kemudahan  Impor  Tujuan Ekspor (KITE) IKM yang  berupa fasilitas pembebasan  bea masuk  dan pajak dalam rangka impor (PDRI)  atas importasi bahan baku, bahan penolong, bahan contoh dan mesin yang hasil pengolahannya ditujukan untuk diekspor,” imbuhnya.

Cahya juga berpesan kepada seluruh peserta sosialisasi untuk turut mendukung UMKM di daerah masing-masing dengan menyebarkan informasi mengenai tata laksana ekspor. “Saya harap nantinya Bapak Ibu sekalian dapat menularkan ilmu bermanfaat ini kepada seluruh pelaku UMKM agar dapat melakukan ekspor untuk menggerakkan roda perekonomian dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” pungkas Cahya.

Comment here