Pengawasan

Bea Cukai Beri Training of Trainer Terkait Rokok Ilegal Kepada Pemerintah Daerah

Bea Cukai Beri Training of Trainer Terkait Rokok Ilegal Kepada Pemerintah Daerah

Semarang (25/03) – Sebagai upaya Bea dan Cukai dalam memberantas peredaran rokok ilegal, Bea Cukai Jateng DIY memberikan Training of Trainer (ToT) kepada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Tengah diantaranya Biro Infrastruktur Sumber Daya Alam (ISDA), Biro Hukum, Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Satuan Polisi Pamong Praja terkait pemberantasan rokok ilegal dan aplikasi SIROLEG. Serangkaian kegiatan ToT tersebut dilaksanakan mulai tanggal 21 s.d. 24 Maret 2022.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Prov. Jateng, Peni Rahayu, menyampaikan bahwa tujuan dari diselenggarakan acara ToT ini adalah untuk menjalin sinergi antara Pemerintah Daerah dengan Bea Cukai sehingga kedepannya kegiatan pemberantasan rokok ilegal dapat berjalan dengan baik.

Kepala Biro ISDA, Dadang Somantri menyampaikan terkait perlunya persamaan persepsi antara Pemerintah Daerah dan Bea Cukai agar kegiatan penegakan hukum di bidang cukai dapat terlaksana secara baik.

Kepala Satpol PP, Budi Santoso menyatakan bahwa perlu adanya buku saku tentang ciri-ciri rokok ilegal sebagai pedoman pelaksanaan tugas bagi tim pemberantasan rokok ilegal.

Pada kesempatan kali ini, Kepala Seksi BK Humas, Cahya Nugraha menjelaskan terkait identifikasi pita cukai, jenis-jenis rokok ilegal, serta pengenalan terkait desain pita cukai tahun 2022. “Peredaran rokok ilegal memiliki dampak negatif yang signifikan seperti timbulnya kerugian negara serta mempengaruhi industri rokok dalam negeri yang patuh dan taat hukum” ujar Cahya.

“Oleh karena itu perlu adanya sinergi antara Pemerintah Daerah dan Bea Cukai, penyamaan persepsi tentang rokok ilegal, serta pengoptimalan penggunaan aplikasi SIROLEG sebagai upaya dalam pemberantasan rokok ilegal”, imbuhnya.

Comment here