Pengawasan

Terus Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Jateng DIY Sita  2,7 Juta Batang Rokok Ilegal Selama Triwulan I 2022

Terus Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Jateng DIY Sita 2,7 Juta Batang Rokok Ilegal Selama Triwulan I 2022

Semarang (11/4) – Bea Cukai Jateng DIY kembali menggagalkan upaya peredaran rokok ilegal jaringan jawa – sumatera selama triwulan I 2022. Penindakan dilakukan sebanyak 4 kali yaitu pada tanggal 22 Januari, 28 Februari, 3 Maret, dan 3 April 2022. Dalam operasi ini telah diamankan sebanyak 2,7 juta batang rokok ilegal dengan perkiraan nilai barang Rp3,08 miliar dan potensi kerugian negara senilai Rp 2,07 miliar.

“Pada Minggu, 3 April 2022 pukul 07.00 WIB kami menerima informasi intelijen bahwa terdapat pengiriman rokok jenis SKM diduga ilegal yang ditutupi dengan muatan sosis dan dimuat menggunakan truk yang ditutup terpal model kerodong Padang. Tim kemudian melakukan penelusuran dan pengamatan di sepanjang ruas jalan tol Salatiga-Semarang dan Jalur Nasional Salatiga-Semarang,” ungkap Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Moch. Arif Setijo Noegroho

Arif menyebutkan bahwa sekitar pukul 10.30 WIB tim berhasil mendapati truk target dan melakukan pengejaran. “Bertempat di jalan tol Semarang-Batang KM 415, Kota Semarang, Jawa Tengah, tim melakukan penghentian dan pemeriksaan terhadap truk yang kedapatan mengangkut 576 ribu batang rokok jenis SKM merek C@ffee STIK TWE tanpa dilekati pita cukai yang ditutupi dengan muatan lain berupa karton berisi sosis, dengan perkiraan nilai barang Rp657 juta dan potensi kerugian negara mencapai Rp439 juta. Selanjutnya truk beserta sopir (SA) dan kernet  (EC) dibawa ke Kantor Bea Cukai Jateng DIY untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Arif.

“Sebelumnya pada 3 Maret 2022 pukul 09.45 WIB, di Jalan Tol Semarang- Batang KM. 419, Kota Semarang, Bea Cukai Jateng DIY juga berhasil melakukan penindakan pada truk yang didapati mengangkut 1,59 juta batang rokok jenis SKM merek merek C@ffee STIK TWE tanpa dilekati pita cukai dengan perkiraan nilai barang Rp1,81 miliar dan potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp1,21 miliar,” imbuhnya.

Arif menambahkan bahwa pada 28 Februari 2022 Bea Cukai Jateng DIY juga telah mengamankan truk Mitsubishi FE74 HDV di jalan Tol Semarang-Batang KM 418, Kota Semarang, pada pukul 17.00 WIB. “Truk tersebut kedapatan membawa rokok ilegal jenis SKM merek C@ffee STIK TWENTY sebanyak 336 ribu batang yang sengaja ditutupi dengan muatan karung berisi garam. Perkiraan nilai barang Rp383 juta dan potensi kerugian negara sebesar Rp257 juta,” tambah Arif

Terakhir penindakan pada 23 Januari 2022 merupakan kolaborasi dari tim Bea Cukai Jatim I  dengan Bea Cukai Jateng DIY  yang berhasil mengamankan mobil Daihatsu Xenia di Desa Jangkungharjo, Kec. Brati, Kab. Grobogan. Mobil tersebut kedapatan membawa 208 ribu batang rokok SKM berbagai merek tanpa dilekati pita cukai dengan perkiraan nilai barang sejumlah Rp237 juta dan potensi kerugian negara sebesar Rp159 juta.

“Terhadap pelaku peredaran rokok ilegal dapat dijerat dengan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai, dimana setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar,” tegas Arif.

Comment here