Pelayanan

Dorong Optimalisasi Ekspor Daerah, Bea Cukai Jateng DIY Sosialisasikan Tata Kelola Ekspor Impor

Semarang (23/06) – Bea Cukai Jateng DIY menjadi narasumber dalam kegiatan Focus Group Disscussion (FGD) dengan tema efisiensi dan efektivitas tata kelola ekspor impor mendorong peningkatan ekspor non-migas yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah pada Rabu, 22 Juni 2022 bertempat di Ballroom Pokoe Boewono, Hotel Pandanaran Simpang Lima Semarang.

Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai, Nur Rusydi menjelaskan tentang proses bisnis ekspor dan impor dari pengajuan dokumen hingga barang dapat dikeluarkan dari Pelabuhan maupun diekspor ke luar negeri. Ia juga menyampaikan bahwa saat ini Bea Cukai telah meluncurkan dan mengembangkan National Logistic Ecosystem (NLE) dengan menggandeng berbagai institusi dan instansi di Indonesia yang berkaitan dengan arus lalu lintas barang impor dan ekspor. NLE ini dikembangkan guna mendukung dan meningkatkan ekspor Indonesia, dengan salah satu tujuannya adalah mendukung UMKM ekspor.

Dengan diterapkannya NLE diharapkan mampu memberikan simplifikasi proses bisnis layanan pemerintah di bidang logistik, kolaborasi sistem-sistem layanan logistik baik internasional maupun domestik, Kemudahan transaksi pembayaran penerimaan negara dan fasilitasi pembayaran antar pelaku usaha logistik, dan penataan tata ruang kepelabuhanan serta jalur distribusi barang.

Selain itu, guna mendukung peningkatan ekspor, Bea Cukai sangat gencar dalam mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) misalnya melalui program Klinik Ekspor Bea Cukai, UMKM go ekspor dan fasilitas insentif fiskal KITE-IKM, ujarnya.

Selain Nur Rusydi, FGD tersebut juga mengundang pembicara dari Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan membahas mengenai  kebijakan dan pengaturan impor serta proses bisnis perizinan ekspor dan impor.

Comment here